news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Komunitas Civil Society, Irma Hutabarat - Ferdy Sambo.
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com/Antara

Irma Hutabarat Ungkap Dugaan Penyesalan Ferdy Sambo Hanya untuk Mencari Simpati dan Bentuk Justifikasi

Setelah resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung), Ferdy Sambo mengungkapkan penyesalan kepada publik dan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir J.
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 06:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Setelah resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) dan mengenakan rompi merah, Ferdy Sambo mengungkapkan penyesalan kepada publik dan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir J.

Seperti diketahui, semua tersangka, termasuk Ferdy Sambo, hadir dalam tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti di Kejagung pada Rabu (5/10/2022) lalu.

Menanggapi penyesalan dan permohonan maaf suami Putri Candrawathi tersebut, Ketua Komunitas Civil Society Irma Hutabarat menduga itu hanya alasan.

Ia mengatakan, ucapan maaf Ferdy Sambo yang menyebut istrinya, Putri Candrawathi tidak terlibat bahkan menjadi korban itu hanya untuk mencari simpati.

"Tidak ada gunanya (minta maaf,red) dan hanya untuk mencari simpati atau justifikasi," ujar Irma Hutabarat seusai dihubungi, Kamis (6/10/2022).

Irma menjelaskan bentuk permintaan maaf Ferdy Sambo terkesan tidak tulus, karena diucapkan jelang persidangan.

Menurutnya, jika mengakui kesalahannya membunuh Brigadir J, Ferdy Sambo bisa menyatakan maaf sejak awal.

"Kalau tulus meminta maaf, harusnya sudah disampaikan sejak awal. Sebab, Yosua (Brigadir J) meninggal di rumah dinasnya," kata dia.

Selain itu, Irma Hutabarat yang terus mendampingi keluarga Brigadir J menyampaikan hanya ingin menjalani proses hukum hingga akhir. Menurut Irma, keluarga Brigadir J tidak lagi ingin mendengar apapun dari Ferdy Sambo.

"Ikuti proses hukum, minta maaf untuk apa? Sudah telat banget, Kalau mau dimaafkan atau tidak, menunggu sampai proses hukumnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang terseret dalam kasusnya, terutama kepada keluarga korban.

"Saya sangat menyesal. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk bapak dan ibu dari Josua," kata Ferdy Sambo di Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).

Ferdy Sambo ungkap penyesalan atas insiden di rumah dinasnya


Ferdy Sambo (tengah) dikawal petugas menuju kendaraan taktis saat proses pelimpahan berkas perkara tahap dua di Gedung Kejaksaan Agung (Antarafoto/Indrianto Eko Suwarso)

Ferdy sambo yang menjadi aktor utama dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J resmi menjadi tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan mengenakan rompi merah.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral