news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Dekan 1 Fakultas Vokasi Logisitik Militer Universitas Pertahanan RI Marsma TNI Hikmat Zakky Almubaroq.
Sumber :
  • Istimewa

Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Di sinilah letak inti pemikiran strategis Prabowo. Konflik di Timur Tengah saat ini bukan sesuatu yang jauh. Apa yang terjadi di Timur Tengah bisa memengaruhi nelayan di Morotai atau penjual gorengan di Cimahi. 
Jumat, 20 Maret 2026 - 13:28 WIB
Reporter:
Editor :

Sumur-sumur tua mengalami penurunan produksi. Sementara pembukaan ladang baru membutuhkan investasi besar. Akibatnya, ketergantungan terhadap impor menjadi tidak terhindarkan.

Paradoks Energi dan Rantai Pasok Indonesia

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, impor energi Indonesia terbesar berasal dari Singapura. 

Artinya, yang kita impor bukan hanya minyak mentah, tetapi juga BBM jadi (refined fuel) seperti bensin, solar, dan avtur. Hal ini terjadi karena kapasitas kilang dalam negeri belum mencukupi.

Minyak dari Timur Tengah dan Afrika diangkut oleh tanker melewati Selat Hormuz, kemudian melintasi Samudera Hindia, lalu menuju perairan Asia Tenggara dan selanjutnya diproses di kilang Singapura untuk kemudian dikirim ke Indonesia. 

Dari situ, distribusi masih harus dilanjutkan untuk menjangkau lebih dari 17.000 pulau di Indonesia. Ini bukan sekadar distribusi biasa. 

Ini adalah tantangan logistik berskala raksasa yang tidak banyak dimiliki oleh negara lain. Dan di sinilah letak ancamannya. Gangguan kecil di satu titik saja bisa berdampak besar ke seluruh system.

Tidak Ada yang Benar-benar Jauh

Di sinilah letak inti pemikiran strategis Prabowo. Konflik di Timur Tengah saat ini bukan sesuatu yang jauh. Apa yang terjadi di Timur Tengah bisa memengaruhi nelayan di Morotai atau penjual gorengan di Cimahi. 

Gangguan di Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia dapat langsung berdampak pada Indonesia yaitu terjadinya kenaikan harga BBM, meningkatnya biaya logistik, dan tekanan inflasi nasional. 

Ketika seseorang mengisi bensin di SPBU, sebenarnya ia sudah terhubung dengan ladang minyak di Afrika dan Timur Tengah, kapal tanker lintas samudera, kilang di Singapura, dan jaringan distribusi nasional. 

Di sinilah kita menyadari bahwa Energi tidak pernah menjadi isu lokal. Energi adalah isu geopolitik global.

Logistik: Jantung yang Menentukan Hidup-Mati Negara

Dalam sebuah dokumen analisis berjudul Hegemonic Collapse ditegaskan: “Amateurs talk strategy, professionals talk logistics.” 

Pesawat tempur paling canggih sekalipun tidak berguna tanpa bahan bakar. 

Teknologi militer paling mahal bisa lumpuh hanya karena sistem logistik terganggu. Bahkan dalam skenario perang modern, yang diserang bukan lagi pesawatnya, tetapi kemampuan pesawat itu untuk beroperasi. 

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:33
03:18
00:47
02:55
01:46
05:08

Viral