news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manager Riset Institute For Diplomacy, Economic, Peace and Thought-INDEPTH, Cendhy Vicky V.
Sumber :
  • Istimewa

Mojtaba, Aura dan Horison Imaji

Sebagai fenomena yang jangan sekali dilihat oleh mata itu, adalah bagaimana kecintaan rakyat Iran kepada The Supreme Leader mereka.
Senin, 13 Juli 2026 - 12:03 WIB
Reporter:
Editor :

Kedua ada unsur yang sangat jelas adalah bahwa rakyat Iran memaknai dan mencintai Mojtaba berangkat dari leksikon sejarah dan tradisi yang mengendap, mengental, mengakar, mengeras ratusan tahun bahkan ribuan tahun. Sejak peradaban Elam hingga dinasti Safawi. Sehingga aura Mojtaba bagi warga Iran bukan hanya simbol politik. Tetapi pancaran estafet peradaban yang kaya dan agung. Pada unsur tentang keaslian yang tidak berpindah, Mojtaba tentu memiliki kelebihan dimana keasliannya tidak berpindah. Tetap pada dirinya, sekaligus sebagai manusia sosial, ia juga mampu ‘berpindah’ selayaknya pemimpin rakyat dan umat. 

Kealpaanya di media, membuatnya hadir disanubari warga. Ketidakhadirannya yang sementara menjadi “water break” untuk sejenak melepas dahaga batin.  Kemisteriusan Mojtaba yang belum muncul itulah yang makin menambah keautentikannya. Bahwa rakyat Iran menunggunya dengan sabar, dan dengan ikhtiar, bahwa Iran harus bangkit! Tampilnya Mojtaba dikemudian hari tentu menjadi lonceng kebangkitan Iran. Bahwa Iran tidak tumbang. Persis yang diucapkan oleh Sayyid Imam Ali Khamenei,”anda tidak bisa menakuti kami dengan kelaparan karna kami dari Ramadhan. Dan anda tidak bisa menakuti kami karna kami dari Muharram”.

Mojtaba dan Horison Imaji

Dan kembali kepada foto Mojtaba yang dirangkul oleh para pelayat. Foto itu bukan sekedar pesan rindu publik untuk segera bertemu dengan pemimpinnya. Tetapi juga foto yang dihayati itu adalah bukan hanya suatu simbol dari “sang pewaris peradaban”. Lebih jauh imaji rakjat Iran atas Mojtaba adalah pesan bahwa Iran harus bangkit. Pesan yang lebih banyak diucapkan rakyat Iran lewat doa, ketimbang suara pengeras megaphone. Disinilah Figur dan simbol Mojtaba mulai merangkak naik dari palung kesadaran politik dan agama mungkin belum pernah ada, yang penulis prediksi pasti memberi “warna” baru yang berbeda dari masa kepemimpinan Imam Khomaeni dan Imam Ali Khamenei.

Alasannya sungguh sederhana meski memilukan. Karena belum pernah terjadi sejak revolusi Iran 1979, seorang pemimpin agung syahid oleh musuh. Dan suksesi pemimpinnya digantikan oleh anak, sang martir. Imam Mojtaba. Dapat dibayangkan seluruh cakrawala pengetahuan, pemahaman, pemaknaan, kesejarahan, kebudayaan, keagamaan, kebangsaan, hingga keimanan: teringkus dalam satu bingkai foto Sang Imam! Semua cara pandang rakyat Iran yang barusan penulis uraikan, bercampur dalam satu titik didih.

Berita Terkait

1 2
3
4 5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
01:06
09:51
01:53
08:03
09:58

Viral