- AFC
FIFA Tolak Permintaan Iran untuk Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA dikabarkan telah menolak permintaan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengenai pemindahan laga Piala Dunia 2026. Mereka sebelumnya meminta agar laga digelar di Meksiko, bukannya Amerika Serikat.
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sedang menjadi pembahasan karena situasi geopolitik. Serangan AS kepada Iran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei pada akhir Februari lalu berujung kepada ketidakpastian partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Team Melli sudah lolos dari jalur kualifikasi sejak 2025 lalu. Mereka termasuk dalam Grup G bersama dengan Belgia, Mesir, dan juga Selandia Baru.
Permasalahannya adalah semua laga yang harus mereka mainkan digelar di Amerika Serikat. Iran akan bermain di California ketika menghadapi Selandia Baru dan Belgia, kemudian menghadapi Mesir di Seattle.
Selain AS, Kanada dan Meksiko juga termasuk sebagai tuan rumah. Oleh karena itu, pihak Iran berharap untuk bisa memindahkan laga ke Meksiko.
Kedutaan Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, dikabarkan mendesak FIFA untuk memindahkan semua laga Team Melli ke Meksiko. Dia dikabarkan mengatakan bahwa situasi terbaik untuk Team Melli adalah dengan memindahkan laga ke Meksiko.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, juga tidak menutup kemungkinan untuk itu. Ddia mengaku “terbuka untuk menjamu laga-laga Iran” dan “akan menunggu keputusan FIFA”, sebagaimana laporan dari majalah Sportstar.
Namun demikian, FIFA menyatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian mengenai tempat penyelenggaraan. Dalam pernyataan yang dirilis The Associated Press, FIFA mengatakan bahwa mereka terus menjalin kontak dengan semua negara, namun tidak ada keputusan soal pemindahan laga.
"FIFA secara rutin berhubungan dengan semua asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk [Republik Islam] Iran, untuk membahas perencanaan Piala Dunia FIFA 2026. FIFA berharap semua tim yang berpartisipasi dapat berkompetisi sesuai dengan jadwal pertandingan yang diumumkan pada 6 Desember 2025," demikian pernyataan FIFA.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa para pemain Iran akan disambut di Negeri Paman Sam. Namun demikian, dia tetap tidak bisa menjamin keamanan para pemain dan skuadnya.
“Tim sepak bola nasional Iran disambut di Piala Dunia, namun saya tidak begitu yakin bahwa itu adalah hal yang pantas untuk mereka datang ke sini, demi kehidupan dan keamanan mereka,” kata Trump dalam Truth Social. (rda)