- Instagram @maartenpaes
Pelatih Ajax Amsterdam Bicara Jujur soal Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes usai Disemprot Rafael van der Vaart
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Ajax Amsterdam, Oscar Garcia, memberi reaksi atas penampilan Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia sebelumnya sempat disemprot oleh legenda sepak bola, Rafael van der Vaart.
Paes menjadi sorotan di Belanda selama sepekan terakhir. Hal itu terjadi setelah sang kiper Timnas Indonesia mengkritik performa Ajax seusai kekalahan 1-3 dari FC Groningen.
Dia mengkritik performa Ajax yang dinilai tidak bisa berjuang bersama sebagai tim. Namun, hal itu dikritik oleh Van der Vaart, yang menilainya tidak layak untuk mengkritik karena dia masih merupakan pemain baru.
“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.
“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.
Performa melawan Groningen membuat Fred Grim dipecat dari kursi kepelatihan tim senior. Sebagai gantinya, Oscar Garcia, yang tadinya menangani Jong Ajax, kini menjabat di tim senior.
Laga debut Garcia telah terlaksana pada Minggu (15/3/2026) dini hari WIB melawan Sparta Rotterdam. Dalam duel di Johan Cruijff ArenA tersebut, Ajax berhasil menang dengan skor telak 4-0.
Oscar Garcia berbicara tentang banyak hal setelah kemenangan itu. Dia juga sempat menyinggung Maarten Paes, yang disadari olehnya tidak punya latar belakang di Ajax, seperti yang ditekankan oleh Van der Vaart.
Namun demikian, Garcia menyadari bahwa Paes bukan satu-satunya yang perlu diperbaiki oleh Ajax. Sebab, mereka juga memerlukan para full-back untuk menjadi lebih baik.
"Dia [Paes] masih cukup baru dan tidak memiliki pengalaman di Ajax. Tapi itu adalah area yang sedang kami kerjakan,” kata Garcia kepada ESPN.
“Kami juga sedang mempelajari bagaimana bek sayap bisa menusuk ke dalam dan bergerak menuju lini tengah. Masih banyak yang perlu dikerjakan, dan para pemain juga mengetahuinya," tambah mantan pemain Barcelona tersebut.
Walau be