- Instagram/emil_audero
Belum Apa-apa Emil Audero Sudah Kalah? Juventus Disebut Mulai Berpaling ke Kiper Liverpool
tvOnenews.com - Raksasa Italia, Juventus, nampaknya mulai menyusun rencana besar untuk musim 2026/2027. Salah satu sektor yang kabarnya bakal mengalami perombakan adalah posisi penjaga gawang.
Performa Michele Di Gregorio disebut belum sepenuhnya memuaskan manajemen. Beberapa kesalahan krusial membuat posisi kiper utama kembali menjadi sorotan.
Sementara itu, pelapisnya, Mattia Perin, dinilai belum cukup kuat untuk mengambil alih peran nomor satu secara permanen.
Situasi tersebut memicu rumor baru: Juventus dikaitkan dengan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
- Instagram @uscremonese
Kabar ketertarikan Juventus terhadap Emil Audero mencuat setelah media Italia, termasuk La Gazzetta dello Sport, melaporkan bahwa kiper berdarah Indonesia itu masuk daftar pantauan.
Musim ini, Audero tampil impresif bersama US Cremonese dengan status pinjaman dari Como 1907.
Dari 23 penampilan di semua kompetisi, ia mencatat delapan clean sheet dan kebobolan 29 gol.
Dengan postur 192 cm, Audero dikenal punya refleks cepat dan distribusi bola yang cukup tenang.
Namun ada satu kendala besar: status kontrak. Masa pinjamannya di Cremonese berakhir pada akhir musim 2025/2026, tetapi ia masih terikat kontrak dengan Como hingga 30 Juni 2028.
Artinya, Juventus harus menyiapkan dana transfer yang tidak kecil jika benar-benar serius.
Di saat rumor Audero mulai menghangat, muncul kabar lain yang bisa mengubah arah cerita.
Juventus juga disebut membidik kiper utama Liverpool, yakni Alisson Becker.
Secara reputasi dan pengalaman, Alisson jelas berada di level berbeda.
Bersama Liverpool, kiper asal Brasil itu pernah memenangkan UEFA Champions League, Liga Inggris, Piala FA, hingga Piala Super Eropa.
- Website Resmi Liverpool/liverpoolfc.com
Pengalaman di level tertinggi Eropa membuatnya menjadi opsi yang jauh lebih “aman” bagi klub sebesar Juventus yang menargetkan kebangkitan di Serie A dan kompetisi Eropa.
Jika manajemen Bianconeri benar-benar memprioritaskan nama besar dengan rekam jejak elite, maka peluang Emil Audero otomatis mengecil bahkan sebelum negosiasi dimulai.
Secara logika finansial dan strategi klub, Juventus kemungkinan besar akan mempertimbangkan beberapa faktor: usia, harga, pengalaman, serta kesiapan langsung tampil di Liga Champions.
Dalam konteks itu, Alisson menawarkan jaminan kualitas instan, sementara Audero lebih cocok sebagai proyek jangka menengah.
Meski begitu, sepak bola selalu penuh kejutan.
Jika transfer Alisson terlalu mahal atau sulit direalisasikan, nama Emil Audero bisa kembali naik ke permukaan.
Bagi publik Indonesia, rumor ini tetap menjadi kabar membanggakan.
Terlepas dari apakah transfer itu terwujud atau tidak, fakta bahwa nama kiper Timnas Indonesia masuk radar klub sebesar Juventus menunjukkan peningkatan reputasi pemain Indonesia di Eropa.
(tsy)