- Kolase tvOnenews.com
FIFA Larang Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy Bela Timnas Indonesia Lawan Australia meski DPR Setujui Naturalisasinya jika...
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA melarang Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy membela Timnas Indonesia saat melawan Australia jika syarat ini gagal terpenuhi.
Komisi X DPR RI telah menyetujui proses naturalisasi Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy pada Rabu (5/3/2025).
Keputusan tersebut diambil usai Komisi X DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI.
Dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat tersebut, Menpora diwakili Wamenpora Taufik Hidayat.
- Antara
Sementara PSSI dihadiri langsung oleh Ketua Umum Erick Thohir bersama Wakil Ketua Umum, Zainudin Amali.
"Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI atas nama Saudara Joey Mathijs Pelupessy, Emil Audero Mulyadi, dan Dean Ruben James," ujar Pimpinan Rapat Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menpora, serta PSSI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Setelah disetujui oleh Komisi X DPR RI, Komisi XIII DPR RI pun turut menyetujui naturalisasi
Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.
"Apakah bapak dan ibu menyetujui permohonan pertimbangan Mathijs Pelupessy, Emil Audero Mulyadi, dan Dean Ruben James?" tanya pimpinan rapat kerja Komisi XIII DPR RI Willy Adityadi.
Anggota sidang pun langsung menjawab setuju pertanyaan dari Willy Adityadi, yang sekaligus mengakhiri rapat kerja tersebut.
Setelah disetujui Komisi X dan XIII DPR RI, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui ketiga pemain tersebut.
- Antara
Proses naturalisasi ketiganya masih harus melalui Rapat Paripurna DPR RI kemudian Keputusan Presiden, dan pengambilan sumpah WNI.
Seusai resmi menjadi WNI, ketiganya tinggal menunggu perpindahan federasi agar bisa bermain untuk Timnas Indonesia.
Namun, FIFA bisa saja melarang ketiga pemain tersebut ambil bagian saat Timnas Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain.