- PSSI
AFC Cabut Kartu Kuning Marselino Ferdinan saat Lawan Bahrain? Sang Bintang Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik Ini
tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mungkin sudah mencabut kartu kuning Marselino Ferdinan saat Timnas Indonesia menghadapi Bahrain yang membuatnya bisa main melawan China.
Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan penting dengan skor 1-0 pada saat menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Selasa (25/3/2025) malam WIB.
Lesatan indah dari Ole Romeny yang dibantu oleh Marselino Ferdinan memberikan kemenangan bagi tim asuhan Patrick Kluivert.
Dengan kemenangan ini, skuad Garuda mengukuhkan diri di peringkat keempat klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pada saat ini, Timnas Indonesia memiliki sembilan poin dari delapan laga, unggul tiga poin dari Bahrain dan China yang berada di tempat kelima dan keenam.
Namun begitu, skuad Garuda masih perlu menjaga performanya pada saat menghadapi China dan Jepang dalam dua laga terakhir di putaran ketiga yang akan terlaksana pada Juni nanti.
Sayangnya, Marselino Ferdinan menerima kartu kuning pada menit ke-34 saat Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Ini menjadi kartu kuning kedua yang diterima sang gelandang serang Oxford United setelah dikartu kuning pada duel pertama melawan Bahrain di bulan Oktober tahun lalu.
Dengan dua kartu kuning tersebut, maka sesuai aturan FIFA dan AFC, maka Marselino harus menjalani skorsing pada laga berikutnya melawan China.
Namun begitu, sang gelandang berusia 20 tahun mungkin tidak mendapatkann larangan bermain, sebagaimana yang terindikasi oleh AFC.
Marselino bermain sebagai starter ketika Timnas Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain dan dalam kedua laga tersebut, tidak ada tanda kartu kuning di namanya.
- YouTube AFC
Situasi ini berujung kepada indikasi bahwa kartu kuning pertama Marselino, yang terjadi di bulan Oktober tahun lalu, sudah dicabut oleh AFC.
Bagaimana bisa? Timnas Indonesia bisa mengajukan banding jika hukuman yang tidak sesuai, namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI dan AFC soal ini.