- Instagram @maartenpaes @emil_audero
John Herdman Lebih Pilih Maarten Paes Ketimbang Emil Audero? Begini Kata Legenda Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Persaingan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 dipastikan memanas.
Dua nama yang kini jadi sorotan adalah Maarten Paes dan Emil Audero, keduanya tengah berada dalam performa impresif bersama klub masing-masing di Eropa.
Mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah menimba ilmu di Italia melalui program PSSI Primavera, Supriyono Prima, ikut angkat bicara soal siapa sosok yang layak menjadi starter saat Indonesia tampil di ajang yang digelar pada 27–30 Maret 2026.
Indonesia yang berstatus tuan rumah akan melakoni pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU
Tim asuhan John Herdman dijadwalkan menghadapi tiga negara dari konfederasi berbeda: Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta St. Kitts and Nevis.
Ajang ini menjadi momentum penting untuk menguji kedalaman skuad Garuda sebelum memasuki agenda kompetitif berikutnya.
Menurut Supriyono Prima, menentukan kiper utama bukan perkara sederhana.
Ia menilai keputusan tersebut harus didasarkan pada sejumlah parameter objektif.
"Pastinya akan dilihat di menit pertandingan. Kemudian dilihat juga level fitness dari kedua dari penjaga gawang ini, Dan yang ketiga adalah pastinya kebutuhan tim," kata Supriyono Prima via kanal YouTube Nusantara TV.
Ia menambahkan, peran penjaga gawang modern telah berkembang jauh dibanding era sebelumnya.
"Maksudnya, siapa yang akan dimainkan untuk menghadapi FIFA Series nanti, karena sepak bola sekarang, penjaga gawang tidak hanya menangkap bola tapi bagaimana dia harus mampu menjadi swiper untuk bisa melakukan bild up, merancang serangan dari lini pertahanan," ulas Supriyono Prima.
Pernyataan tersebut sejalan dengan tren sepak bola Eropa saat ini.
Di liga-liga top seperti Eredivisie dan Serie A, kiper dituntut piawai memainkan bola dengan kaki, membaca ruang, serta aktif dalam membangun serangan dari belakang.
Maarten Paes baru saja merapat ke AFC Ajax pada bursa transfer musim dingin 2025 setelah sebelumnya tampil reguler bersama FC Dallas di Major League Soccer.
- Ajax
Meski baru mencatatkan dua penampilan sejak kepindahannya, banyak pengamat di Belanda memprediksi Paes berpotensi menjadi pilihan utama di Ajax jika mampu beradaptasi cepat dengan sistem permainan berbasis penguasaan bola yang identik dengan klub tersebut.
Sementara itu, Emil Audero menjalani musim yang stabil di Serie A bersama US Cremonese.
Penjaga gawang kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, itu telah mengoleksi beberapa penampilan penting di kasta tertinggi Italia, termasuk sejumlah clean sheet yang mengangkat posisinya sebagai figur krusial di lini belakang.
Serie A dikenal sebagai liga dengan intensitas taktik tinggi dan tekanan besar terhadap lini pertahanan. Konsistensi Audero di kompetisi tersebut menjadi nilai plus tersendiri bagi Timnas Indonesia.
Persaingan ini, menurut Supriyono Prima, justru menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia karena meningkatkan standar kompetisi internal.
"Ini menjadi apa namanya? Model pentinglah untuk persaingan penjaga gawang yang ketat. Kemudian juga pasti dipusingkan dengan memilih yang siapa yang tepat untuk bisa menjadi pilar terakhir nantinya," tutur Supriyono Prima.
Meski mengakui kualitas keduanya sama-sama mumpuni, legenda berusia 50 tahun itu secara pribadi menjatuhkan pilihan kepada Maarten Paes.
"Apalagi Maarten Paes juga memiliki kemampuan, Emil juga luar biasa. Saya pikir dengan dua penjaga gawang yang dipunya Indonesia, walau ada kiper-kiper yang lain ya, untuk menentukan di starting XI saya pikir memang harus ada kejelian, kematangan untuk bisa memilih yang tepat siapa sih yang layak untuk menjadi starter. Kalau saya pribadi ya, saya pilih Maarten Paes. Memungkinkan juga keduanya dimainkan di FIFA Series nanti," tutur Supriyono Prima dengan nada yakin.
FIFA Series 2026 akan menjadi ajang pembuktian sekaligus panggung seleksi alami bagi kedua kiper tersebut.
Dengan jadwal pertandingan yang padat dan menghadapi lawan dengan karakter berbeda, bukan tidak mungkin John Herdman memberi kesempatan bermain kepada keduanya untuk melihat langsung respons di level internasional.
Bagi Maarten Paes, turnamen ini bisa menjadi momentum penting untuk mengukuhkan posisinya, baik di Timnas Indonesia maupun di Ajax Amsterdam.
Sementara bagi Emil Audero, konsistensi di Serie A bisa menjadi modal kuat untuk merebut tempat utama di bawah mistar Garuda.
Yang jelas, Indonesia kini tidak lagi kekurangan opsi di sektor penjaga gawang.
(tsy)