news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolda Jabar, Irjen Pol Pipit Rismanto (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) di kanan.
Sumber :
  • ANTARA/Rubby Jovan

Apresiasi Langkah Polda Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Kejahatan Jalanan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengapresiasi Polda Jabar dan jajaran telah memberantas 352 kejahatan jalanan dan razia miras maupun obat keras tramadol.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:35 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah Polda Jabar dan jajaran. Hal ini tak lepas dari hasil pihak kepolisian menindaklanjuti aksi kejahatan di jalanan.

Dedi Mulyadi pun ikut memusnahkan barang bukti dari ratusan kejahatan di jalanan. Hal itu berlangsung bersama Kapolda Jabar, Irjen Pol Pipit Rismanto dan Forkopimda Jabar di Mapolda Jabar, Bandung, Jumat (7/8/2026).

Pemusnahan barang bukti kejahatan di jalanan meliputi knalpot brong, minuman keras (miras) hingga narkoba seperti obat keras terlarang jenis tramadol dan lainnya.

Dedi Mulyadi memuji langkah Polda Jabar telah melindungi dan menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Barat, khususnya serius melakukan razia knalpot brong.

"Jalan bukan pusat kebisingan, jalan bukan pusat kesemerawutan, jalan bukan pusat konflik. Maka dari itu, harus dimulai dengan mendisiplinkan para pengendara kendaraan bermotor, khususnya roda dua, untuk menggunakan knalpot standar," ujar Dedi Mulyadii dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Dedi Mulyadi Bagikan Pengalaman Tertibkan Kejahatan di Jalanan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bersama Kapolda Jabar dan Forkopimda Jabar memusnahkan barang bukti aksi kejahatan jalanan, miras, serta obat keras tertentu seperti tramadol
Sumber :
  • Pemprov Jabar

KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi coba menumpahkan pengalamannya saat berada di Lembur Pakuan. Hal itu juga terjadi semasa menjadi anggota DPR RI.

Ia menjelaskan bahwa dirinya sudah terbiasa melakukan penertiban. Tindakannya terjadi saat ada motor yang menggunakan knalpot brong dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.

Biasanya ia mendesak agar knalpot brong langsung diganti dengan kategori yang standar. Ia melakukan hal tersebut untuk meminimalisir momen serupa dapat meresahkan warga sekitar.

"Ke depan Pemprov Jabar akan menyiapkan knalpot standar sebagai pengganti. Nanti saya titipkan ke satuan lalu lintas, setidaknya bisa disimpan di pos polisi. Knalpot langsung ganti di tempat, baru boleh pulang," terangnya.

Ia menambahkan, penggantian knalpot brong menjadi yang standar tidak berlaku bagi semua motor. Hal ini hanya berlaku untuk motor sederhana.

Pergantian ini setidaknya bisa menyasar pada pemiliknya yang tidak mampu membeli knalpot standar yang harganya bisa mencapai Rp400.000.

KDM Apresiasi Polda Jabar Razia Miras hingga Obat Keras Terlarang

Selain itu, apresiasi dari KDM terhadap Polda Jabar juga tak lepas dari hasil dari razia di jalanan. Polisi telah aktif menggelar razia miras, narkoba, serta obat keras tertentu seperti tramadol.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan bahwa, kegiatan razia sangat penting. Di Jabar, setidaknya aktivitas tersebut menjadi salah satu fokus utama yang harus dilakukan pihak kepolisian.

"Kenapa ini menjadi fokus? Pertama, akses publik untuk mendapatkannya gampang. Karena ada di warung kecil yang ada di pinggir jalan, sehingga kebijakan saya adalah ketika ditemukan bangunannya langsung dibongkar," ucapnya.

Sementara, Kapolda Jabar, Irjen Pol Pipit Rismanto mengungkapkan bahwa, polisis telah mencatat sebanyak 352 kasus kejahatan jalanan terjadi di sepanjang bulan Juni hingga awal Agustus 2026.

Pipit mengatakan, Polda Jabar telah meringkus 413 tersangka serta menyita lebih dari 1.000 kendaran yang diduga hasil dari tindak kejahatan.

Pengungkapan tersebut, kata Pipit, merupakan hasil dari operasi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dan jajaran setiap polres.

"Dari pengungkapan tersebut berhasil diamankan 1.016 kendaraan roda dua, kemudian 12 kendaraan roda empat. Ini masih bisa berkembang. Nanti akan terjadi pengembangan-pengembangan," ujar Pipit.

Ia menyampaikan operasi itu melibatkan unsur dari TNI, Satpol PP, hingga sejumlah elemen. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari arahan Gubernur Jabar yang menekan berbagai bentuk gangguan keamanan dan dapat meresahkan masyarakat.

Ia menyampaikan kegiatan patroli gabungan memberantas aksi premanisme, begal, dan pencurian kendaraan bermotor. Ia memastikan hal ini akan terus berlangsung secara intensif terutama di beberapa titik yang sangat rawan tindak kriminal.

Selain kejahatan jalanan, polisi juga melakukan penindakan narkotika, psikotropika, obat keras tertentu, dan miras. Beberapa di antaranya yang telah diamankan yakni 1.718,43 gram sabu, 2.917 gram ganja, 612 butir ekstasi, 618,86 gram tembakau sintetis, 822 butir psikotropika dan 2,72 juta butir obat keras tertentu, seperti tramadol.

Untuk miras, Polda Jabar telah berhasil mengamankan 25.000 botol miras yang terdiri dari berbagai merek. Terkait obat keras tertentu yang menjadi perhatian KDM, Polda Jabar telah memberantas 115 kasus dengan 128 tersangka.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral