- tvOne - zainal azkhari
Puluhan Warga Mengamuk di Rumah Sakit Tuntut Kematian Peter Manuputty, Ini Sebabnya
Kendati demikian, Lisa mengaku tidak pernah menyalahkan siapa pun perihal kematian Peter Manuputty. Menurutnya, Peter memang sudah dalam waktu yang terbaik untuk meninggal dunia.
"Ada rencana indah untuk pisah dengan Bianca (anak kandung Peter). Tapi, sebagai istri melihat suami dalam keadaan pinsan lalu ditolak, itu tidak bisa secara nalar, karena ini suster pasti dapat informasi bahwa tidak bisa ditangani dari dokter jaga," tuturnya.
Meski begitu, Lisa mengaku telah menerima permohonan maaf yang sudah disampaikan oleh manajemen RS Premier Surabaya. Menurutnya, keluarga sudah damai dengan RS.
Maka dari itu, Lisa memastikan sudah tak mau memperpanjang dan membuat masalah kian gaduh. Sebab, telah menerima dengan lapang dada dan hati yang besar.
"Kami tidak ada dendam dengan Premier, saya mau menuntut atau proses hukum atau memidanakan, tidak ada dari pihak keluarga, kami cukup puas diterima oleh penerimaan dan pertanggungjawaban anda sebagai kepala, kami sudah lega. kami memang mendapatkan klarifikasi dari bapak,” ujarnya.
“Jadi, kalau ada tuntutan dan kisruh-kisruh, itu bukan dari pihak keluarga. Kalau memang pada mediasi pertama kami penuh emosi dan ada kerabat serta keluarga yang berasumsi Peter meninggal saat perjalanan, akhirnya melimpahkan kekecewaan mereka bahwa Premier ini penyebabnya, sedangkan dari keluarga ya mungkin sudah jalan Tuhan tapi tindakan penolakan itu yang tidak bisa kami terima. Jadi, intinya sudah selesai dan terimakasih," tutur dia.
Beruntung, mediasi yang dilakukan Kapolsek Sukolilo, Kompol M Soleh berakhir damai. Bahkan, usai kegiatan tersebut, massa membubarkan barisan tanpa ada kegaduhan seperti halnya Kamis (27/4) kemarin.
"Alhamdulillah berjalan kondusif, kedua pihak saling berdamai dan memaafkan, sudah tidak ada lagi selisih paham dari keduanya," pungkasnya. (zaz/gol)