- Rohmadi
Aksi Curanmor Marak Terjadi, Dua Motor di Kos Jombang Raib Digondol Maling
Jombang, tvOnenews.com – Aksi pencurian dua sepeda motor di sebuah rumah kos di Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang terekam CCTV.
Peristiwa ini menyisakan duka bagi para korban sekaligus membuat pemilik kos terpukul. Pasalnya, selama 17 tahun beroperasi, rumah kos tersebut belum pernah sekalipun menjadi sasaran pencurian kendaraan bermotor.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (1/6/2026) dini hari itu mengakibatkan dua penghuni kos kehilangan sepeda motor milik mereka. Kedua korban diketahui bernama Heni Dyah Aprilia dan Muhammad Ilham Vebrilian.
Pemilik kos, Wiwik, mengaku kaget dan syok setelah mengetahui dua kendaraan penghuni hilang dalam waktu berdekatan. Ia mengatakan kejadian tersebut merupakan pengalaman pertama sejak rumah kos yang dikelolanya berdiri hampir dua dekade lalu.
“Selama 17 tahun kos ini berdiri, baru kali ini terjadi pencurian. Saya benar-benar kaget dan sedih karena yang kehilangan adalah para penghuni kos,” ujar Wiwik saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (2/6).
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), aksi pencurian terjadi saat seluruh penghuni kos sedang terlelap tidur. Menurut Wiwik, kondisi tersebut cukup tidak biasa karena sebagian besar penghuni merupakan pekerja pabrik dengan sistem kerja bergantian atau shift.
“Biasanya masih ada yang terjaga karena ada penghuni yang baru pulang kerja atau bersiap masuk shift malam. Tapi malam itu banyak yang tidur lebih awal karena kelelahan,” katanya.
Ia menduga kondisi lingkungan yang relatif sepi setelah adanya kegiatan sedekah desa dan pertunjukan jaranan pada siang hingga sore hari turut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Wiwik menjelaskan, setelah mendapat laporan dari penghuni sekitar pukul 05.00 WIB bahwa salah satu motor hilang saat hendak digunakan untuk salat subuh, dirinya langsung memeriksa rekaman CCTV melalui telepon genggam.
Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria memasuki area kos sekitar pukul 00.59 WIB untuk mengamati situasi. Setelah memastikan kondisi aman, dua pelaku lainnya masuk dan membawa kabur sepeda motor pertama.
“Pelaku awalnya masuk untuk mengecek keadaan. Setelah itu dua orang lainnya masuk dan mengambil motor Beat Street warna cokelat yang saat itu dalam kondisi terkunci stang,” jelasnya.
Motor tersebut diketahui bernomor polisi S 2108 EAR. Meski terkunci, para pelaku tetap berhasil membawa kabur kendaraan dengan cara mengangkatnya keluar area parkir.
“Di CCTV terlihat motor diangkat oleh pelaku karena posisi stang terkunci,” imbuhnya.
Tak berhenti sampai di situ, sekitar 20 menit kemudian salah satu pelaku kembali masuk ke area kos dan mengambil sepeda motor kedua.
Kali ini, kendaraan yang menjadi sasaran adalah Honda Beat bernomor polisi S 6949 DP yang diparkir bersama kendaraan penghuni lainnya.
Berbeda dengan motor pertama, kendaraan kedua tidak dalam kondisi terkunci stang sehingga pelaku lebih mudah membawanya kabur.
“Pelaku yang sama masuk lagi sekitar pukul 01.25 WIB dan mengambil motor kedua. Karena tidak dikunci stang, motor langsung bisa dibawa keluar,” kata Wiwik.
Menurut Wiwik, kawanan pencuri diduga sudah mengetahui kondisi lingkungan dan kebiasaan penghuni kos sebelum melancarkan aksinya.
Pelaku masuk melalui gerbang utama yang memang tidak dikunci, melainkan hanya ditutup. Sistem tersebut diterapkan karena sebagian besar penghuni bekerja dengan jam kerja yang berbeda-beda.
“Penghuni kos banyak yang bekerja di pabrik dengan sistem shift. Ada yang pulang malam, ada yang berangkat tengah malam, sehingga gerbang biasanya hanya ditutup agar tetap mudah diakses penghuni,” ujarnya.
Ia mengaku pernah mencoba menerapkan sistem kunci gerbang untuk setiap penghuni. Namun cara tersebut tidak berjalan efektif karena beberapa penghuni kehilangan kunci dan kesulitan masuk saat pulang kerja.
Usai kejadian, Wiwik langsung mendampingi para korban melapor ke pihak kepolisian. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
Kasus pencurian dua motor di kos-kosan Desa Balongbesuk kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi para pelaku menjadi salah satu barang bukti utama untuk mengungkap identitas kawanan pencuri.
“Semoga pelakunya segera tertangkap dan motor milik penghuni bisa ditemukan kembali,” harapnya. (roi/far)