news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Counsellor (Agriculture and Agrifood) and Regional Trade Commissioner to Indonesia and ASEAN Embassy of Canada, William Kendall melakukan kunjungan kerja ke Graha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Selasa (7/6/2022)..
Sumber :
  • Kadin Jatim

Kanada Lirik Komoditas Pertanian Jatim, Kadin Gercep Tawarkan Produk Ini

... ... and ASEAN Embassy of Canada, William Kendall melakukan kunjungan kerja ke Graha Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin Jatim) Selasa (7/6/2022).
Selasa, 7 Juni 2022 - 21:01 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara itu, Dyah Wahyu Ermawati mengungkapkan bahwa potensi  agrikultur Jatim memang cukup besar, di sektor perikanan misalnya. Potensi perikanan tangkap, budidaya, dan garam rakyat di seluruh wilayah Jatim mencapai 2,577 ton di tahun 2021.

Selain itu, produksi rumput laut Jatim juga sangat besar, mencapai 675,29 ton di tahun 2021.

"Dan yang cukup menarik adalah potensi ekspor kepiting karena beberapa pengusaha perikanan di Jatim sudah memiliki Merine Stewort Ship Concil (MSSC), sertifikasi standar perikanan internasional. Kendala kerjasama perdagangan dengan Kanada hanya pada durasi waktu pengiriman, terlebih untuk bahan pangan segar seperti komoditas perikanan. Ini harus dicarikan solusinya," tegasnya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Heru Suseno bahwa potensi sektor perkebunan Jatim juga cukup besar. Ada empat komoditi perkebunan unggulan di Jatim, yaitu tebu, tembakau, kakao, dan kopi.

"Jatim menjadi salah satu produsen tebu terbesar di Indonesia. Meski demikian Jatim masih perlu impor raw sugar. Kalau kita perhatikan data, impor raw sugar masih cukup besar untuk produksi gula. Begitu juga dengan tembakau. Kita masih perlu impor tembakau walaupun kita juga melakukan ekspor tembakau ke luar negeri. Dan ini menjadi peluang kerjasama antara Jatim dengan Kanada," kata Heru.

Selain perikanan dan perkebunan, Jatim juga menjadi sentra produksi buah-buahan. Ada banyak buah yang berkualitas bagus yang dihasilkan oleh petani Jatim.

Hadi Sulistyo mengungkapkan bahwa Jatim termasuk penghasil komoditas buah terbesar di Indonesia. Untuk itu Jatim butuh membangun industri menengah berbasis kemitraan. Dengan petani buah, dari Dinas Pertanian sudah melakukan pendampingan agar komoditas yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus.

"Kami membantu dengan maksud walaupun belum melakukan ekspor, komoditas yang dihasilkan petani sudah berkualitas ekspor," tandas Hadi.

Salah satu perwakilan petani yang hadir, Pemilik WN Mango Sultan, Nastain mengungkapkan bahwa pihaknya miliki kebun buah mangga yang cukup luas di wilayah Gresik  ada tiga jenis buah mangga yang ditanam, mangga harumanis, manalagi, dan Chokanan dengan total luas lahan lebih dari 45 hektar.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral