news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tujuh Talenta SMK Jatim Perkuat Indonesia di WorldSkills Shanghai 2026.
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

7 talenta binaan SMK di Jawa Timur masuk daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia yang dipersiapkan berlaga di WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok.
Kamis, 10 September 2026 - 14:07 WIB
Reporter:
Editor :

Berdasarkan daftar kandidat kompetitor WSC Shanghai 2026, Jawa Timur menjadi daerah penyumbang kandidat terbanyak, yakni tujuh orang atau sepertiga dari keseluruhan 21 kandidat Indonesia.

Khofifah menilai capaian tersebut menjadi penanda bahwa penguatan pendidikan vokasi di Jawa Timur tidak boleh berhenti pada kelulusan dan penyerapan tenaga kerja. Lebih dari itu, SMK harus menjadi ruang lahirnya generasi muda yang kompeten, produktif, kreatif, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki daya saing global.

“Dari ruang-ruang kelas dan bengkel praktik SMK di Jawa Timur, anak-anak kita harus berani bermimpi menuju dunia. Mereka harus memiliki keyakinan bahwa keterampilan yang dipelajari hari ini dapat mengantarkan mereka berdiri sejajar dengan talenta-talenta terbaik dari berbagai negara,” tegasnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, WorldSkills merupakan salah satu tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana kompetensi pendidikan vokasi selaras dengan perkembangan industri internasional.

Sebab, yang diuji tidak hanya kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga presisi, kecepatan, inovasi, penguasaan teknologi, budaya kerja, disiplin, kemampuan memecahkan masalah, serta penerapan standar keselamatan dan kualitas kerja internasional.

Karena itu, Khofifah berpesan agar para kandidat kompetitor asal Jawa Timur tidak menjadikan perolehan medali sebagai satu-satunya tujuan.

“Target kita tentu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi untuk Indonesia. Namun, saya ingin menitipkan satu hal: jangan hanya membawa pulang medali. Bawalah pulang standar dunia, pengalaman dunia, budaya kerja dunia, dan jejaring dunia untuk kemudian ditularkan kepada adik-adik di SMK Jawa Timur,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, pengalaman yang diperoleh dari Shanghai harus menjadi bagian dari proses alih pengetahuan dan pengalaman kepada sekolah-sekolah lainnya. Dengan demikian, satu talenta yang memperoleh pengalaman di panggung dunia diharapkan mampu memberikan dampak kepada ratusan bahkan ribuan murid lain di Jawa Timur.

“Prestasi harus memberikan dampak. Satu anak Jawa Timur yang belajar di level dunia harus mampu membawa pengetahuan baru bagi banyak anak lainnya. Dengan begitu, WorldSkills bukan hanya tentang tujuh orang yang berangkat, tetapi bagaimana standar dunia dapat masuk ke ruang-ruang praktik SMK kita,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:46
04:00
01:10
01:25
04:29
06:14

Viral