- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Dari Nganjuk, Siswa SMK Belajar Digital hingga Karyanya Terjual ke Luar Negeri
tvOnenews.com - Dari sebuah sekolah di Nganjuk, Jawa Timur, sejumlah siswa mulai melihat peluang yang sebelumnya mungkin terasa jauh dari kehidupan mereka.
Mereka tidak hanya belajar untuk mendapatkan nilai dan ijazah, tetapi juga mencoba menggunakan keterampilan digital untuk menghasilkan karya dan mendapatkan penghasilan.
Salah satu hasilnya datang dari program Fashion Digital. Siswa belajar mengembangkan karya sekaligus mengenal bagaimana produk tersebut dapat diperkenalkan kepada pasar. Salah satu karya yang dihasilkan bahkan berhasil terjual kepada pembeli dari luar negeri.
Pengalaman serupa muncul dari siswa yang mengikuti program Bisnis Digital. Keterampilan yang diperoleh mulai digunakan dalam aktivitas nyata.
Ada siswa yang mencoba terlibat dalam penjualan properti, sementara siswa lainnya berkembang menjadi influencer di kotanya. Sebagian siswa bahkan mulai memperoleh penghasilan dan mampu memberikan sebagian pendapatannya kepada orang tua.
Belajar Tidak Berhenti di Ruang Kelas
Apa yang dilakukan para siswa tersebut menunjukkan perubahan cara belajar. Keterampilan digital tidak hanya diberikan sebagai materi tambahan, tetapi mulai diarahkan untuk digunakan dalam situasi yang mereka temui di dunia nyata.
Siswa Fashion Digital misalnya, tidak berhenti pada proses membuat sebuah karya. Mereka juga mendapatkan pengalaman mengenai bagaimana karya tersebut dapat diperkenalkan dan diterima oleh konsumen.
Ketika salah satu karya akhirnya dibeli konsumen dari luar negeri, pengalaman tersebut menjadi contoh bahwa hasil pembelajaran dari sekolah di daerah dapat memiliki jangkauan yang lebih luas.
Sementara dalam program Bisnis Digital, siswa mendapat kesempatan untuk mencoba kemampuan pemasaran dan penjualan. Pengalaman itu membuat mereka berhadapan langsung dengan kebutuhan komunikasi, promosi, dan bagaimana sebuah produk atau jasa ditawarkan kepada orang lain.
Bagi sebagian siswa, keterampilan tersebut kemudian mulai menghasilkan uang.
"Saya ingin mereka tidak hanya sekolah untuk mendapatkan nilai atau ijazah. Mereka harus punya kemampuan yang bisa dipakai di dunia nyata. Kalau dari kemampuan itu mereka bisa menghasilkan karya, mendapatkan penghasilan, bahkan membantu orang tua, bagi saya itu jauh lebih berarti," ujar Hanief.