news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dzikir, Doa dan Sholawat.
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Gubernur Khofifah bersama Gus Iqdam dan Syekh Afeefuddin Al-Jailani Gelar Dzikir, Doa dan Sholawat, Syukuri Hari Jadi Jatim dan Hari Santri

Gubernur Khofifah gelar Dzikir, Doa dan Tabligh Akbar bersama Gus Iqdam serta Syekh Afeefuddin Al-Jailani di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:49 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Dzikir, Doa dan Tabligh Akbar bersama Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam serta Syekh Afeefuddin Al-Jailani di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/10).

Digelar sebagai ungkapan syukur atas Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus peringatan Hari Santri 2026, kegiatan tersebut diikuti sekitar 20.000 jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Masyarakat mengikuti rangkaian pembacaan sholawat, tausiyah, dan doa bersama dengan antusias serta khidmat.

Pembacaan sholawat diiringi Hadrah Sabilu Taubah. Acara juga diisi lantunan ayat suci Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 122 dan Al-Mujadilah ayat 11 oleh Roy Mahendra, qari remaja terbaik pada MTQ ke-XXXI Jawa Timur 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah membagikan pengalamannya terkait proses penetapan Hari Santri. Ia menuturkan bahwa tiga hari sebelum pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI, dirinya dihubungi langsung untuk membahas bentuk kebijakan yang akan menjadi dasar penetapan Hari Santri.

Gubernur Khofifah kemudian mengingatkan bahwa peringatan Hari Santri memiliki akar sejarah pada Resolusi Jihad yang diserukan Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Semangat tersebut menjadi pengingat akan peran santri dan ulama dalam membela negara serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Apa yang saya ingin sampaikan kepada panjenengan semua, Hari Santri itu sebetulnya memperingati Hari Resolusi Jihad. Hadratussyekh Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa para santri Jawa dan Madura, masyarakat di Jawa dan Madura, fardhu ain—fardhu ain membela negara, mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia," jelas Gubernur Khofifah.

Karena itu, Gubernur Khofifah mengajak para santri meneladani semangat perjuangan tersebut dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia juga mengajak seluruh jemaah mendoakan keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia.

"Maka para santri harus siap menjadi pagar betis, garis terdepan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. Siap? Mudah-mudahan Allah jaga Indonesia aman damai. Mudah-mudahan Allah anugerahkan Indonesia menjadi _baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur_. Amin. Terima kasih semuanya," pesannya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral