news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anging kencang di Sampit sebabkan rumah roboh..
Sumber :
  • Antara

Angin Kencang di Sampit Sebabkan Pohon Tumbang dan Rumah Roboh

Peristiwa angin kencang tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan pada beberapa rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kamis, 5 Februari 2026 - 12:16 WIB
Reporter:
Editor :

Sampit, tvOnenews.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan pada beberapa rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

"Rabu kemarin angin kencang yang terjadi saat sore di Sampit membuat dua pohon tumbang, satu atap rumah rusak, bahkan satu rumah roboh," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam di Sampit, Kamis (5/2/2026).

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada data kecepatan angin Gusty (embusan kuat) di angka 20 knot dengan rata-rata kecepatan angin 5-10 knot.

Peristiwa ini diawali hujan deras, sekitar pukul 15.30 WIB. Tak seberapa lama kemudian angin kencang melanda Sampit dan sekitarnya.

"Hasil respons cepat tim BPBD di lapangan, ada dua pohon tumbang yakni di Jalan Kenan Sandan dan (Jalan) MT Haryono," ujarnya.

Tim gabungan dibantu masyarakat bergerak cepat mengevakuasi batang pohon yang menghalangi jalan agar tidak lagi mengganggu arus lalu lintas.

Dampak lainnya dalam kejadian itu, kerusakan atap satu rumah di Kompleks Graha Pramuka Jalan Pramuka Kelurahan Sawahan.

Tim memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, karena rumah tersebut memang tidak ada penghuni karena bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Dampak lainnya peristiwa itu, satu rumah semi permanen di Jalan Madiun Ngawi, Kelurahan Sawahan roboh. Rumah yang dihuni dua kepala keluarga, yaitu Zainal dan Hamid beserta keluarganya itu, ambruk nyaris rata dengan tanah setelah dihantam angin kencang.

Saat dihantam angin kencang, rumah berukuran 12x7 meter persegi itu, terasa bergerak. Para penghuni rumah bergegas keluar rumah. Tidak seberapa lama kemudian rumah itu roboh.

Pihak keluarga menyatakan bersyukur karena nyawa mereka selamat, meski rumah mereka hancur. Kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta akibat rumah dan peralatan di dalamnya hancur.

"Untuk sementara penghuni rumah mengungsi ke rumah saudaranya di Jalan Kapten Mulyono," ujar Multazam yang bersama timnya telah mendatangi lokasi untuk menemui pihak keluarga. (frd/ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:32
01:56
01:10
03:09
07:03
04:50

Viral