news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruang jenazah para korban kecelakaan maut Bus ALS..
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

Update Laka Maut di Muratara, 16 Kantong yang Dikirim Ternyata Berisi 17 Korban

Fakta baru terungkap dalam proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus ALS dan mobil tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Musi Rawas Utara (Muratar
Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:18 WIB
Reporter:
Editor :

Palembang, tvOnenews.comFakta baru terungkap dalam proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus ALS dan mobil tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Musi Rawas Utara (Muratara).

Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang menemukan tambahan potongan tubuh saat pemeriksaan lanjutan dilakukan terhadap salah satu kantong jenazah korban.

Awalnya, petugas menerima 16 kantong jenazah dari lokasi kejadian. Namun setelah dilakukan pemeriksaan secara detail, jumlah korban yang ditangani ternyata bertambah menjadi 17 body part.

Temuan tersebut berasal dari kantong jenazah berkode PM0008. Dalam pemeriksaan ulang, tim forensik menemukan dua bagian tubuh lain yang diduga berasal dari korban berbeda.

Salah satu bagian tubuh yang ditemukan berupa badan hingga kaki tanpa kepala sehingga belum dapat dipastikan jenis kelaminnya. Sementara satu potongan lainnya berupa lengan bawah kanan yang diduga milik anak kecil berusia di bawah lima tahun.

Kepala RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol dr. Budi Susanto mengatakan kondisi korban yang sulit dikenali membuat proses identifikasi harus dilakukan lebih mendalam menggunakan pemeriksaan DNA.

“Beberapa jenazah mengalami kondisi yang cukup berat sehingga perlu pemeriksaan tambahan untuk memastikan identitas korban,” ujarnya saat konferensi pers, Jumat (8/5/2026).

Untuk mempercepat proses identifikasi, seluruh sampel DNA korban telah dikirim ke Laboratorium Pusdokkes Mabes Polri melalui jalur udara. Pemeriksaan dilakukan menggunakan jaringan tubuh yang masih memungkinkan dianalisis seperti tendon dan tulang rawan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas korban diduga merupakan laki-laki dewasa. Selain itu terdapat beberapa korban perempuan dan satu korban anak-anak yang identitasnya masih belum diketahui.

Tim DVI juga masih mengalami kendala dalam proses pencocokan data antemortem dan postmortem. Salah satunya terkait adanya dua korban yang disebut keluarga sama-sama menggunakan kalung, sementara petugas menemukan kalung identik pada jenazah berbeda.

Selain melakukan identifikasi tubuh korban, petugas turut menemukan barang pribadi berupa dompet di salah satu kantong jenazah. Di dalamnya terdapat identitas diri, kartu ATM dan sejumlah uang tunai.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral