GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus ALS vs Tangki BBM Bertambah Jadi 18 Orang, Ada Jenazah Diduga Balita

RS Bhayangkara sebelumnya menerima 16 kantong jenazah pada Kamis (7/5/2026). Namun setelah diperiksa lebih lanjut, salah satu kantong ternyata berisi dua bagian tubuh berbeda.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:15 WIB
Kecelakaan maut bus ALS diJalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026). ANTARA/HO-BPBD Muratara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan antara bus ALS dan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, kembali bertambah. Hingga Jumat (8/5/2026) malam, total korban tewas tercatat mencapai 18 orang.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Susanto, menjelaskan penambahan korban diketahui setelah tim melakukan identifikasi terhadap kantong jenazah yang diterima dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RS Bhayangkara sebelumnya menerima 16 kantong jenazah pada Kamis (7/5/2026). Namun setelah diperiksa lebih lanjut, salah satu kantong ternyata berisi dua bagian tubuh berbeda.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan, kita curigai bahwa ini bukan bagian tubuh dari yang satu lagi. Berbeda dia,” ujar Budi.

Menurutnya, potongan tubuh tambahan tersebut ditemukan dalam kondisi rusak parah dan berukuran kecil sehingga belum dapat dipastikan jenis kelaminnya. Tim DVI menduga bagian tubuh itu milik seorang anak usia di bawah lima tahun.

“Kita menduga temuan satu body part tadi diduga anak-anak yang mungkin usianya di bawah lima tahun,” katanya.

Selain korban yang ditemukan di lokasi kecelakaan, satu penumpang bernama Tahrul asal Tegal juga meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Rupit Muratara. Dengan demikian, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 18 orang.

“18 orang yang meninggal akibat kecelakaan tersebut, tapi yang meninggal di tempat pada saat itu 17 orang termasuk kantong yang berisikan 2 potongan tubuh. Satu orang korban lagi meninggal dunia, yakni Tahrul warga Tegal, di RSUD Rupit," ungkapnya.

Kadis Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, menyebut Tahrul meninggal akibat gagal napas akut setelah mengalami luka bakar sangat berat hingga mencapai 90 persen tubuhnya.

Sementara itu, seorang korban lain bernama Jumiatun (34) masih dirawat intensif dengan luka bakar mencapai 80 hingga 89 persen. Saat ini pasien masih menggunakan ventilator dan dalam kondisi disedasi untuk mengurangi rasa sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pasien sekarang kondisinya ditidurkan, karena jangan sampai kalau dia bangun bisa gelisah karena sakit semua badannya,” kata Trisnawarman.

Ia menambahkan, pasien akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang menggunakan ambulans ICU dengan pengawalan polisi karena kondisi banjir di wilayah Muratara dikhawatirkan mengganggu pasokan listrik rumah sakit setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mau Beli Emas? Simak Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Mau Beli Emas? Simak Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Berikut rincian harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 9 Mei 2026
Dedi Mulyadi Tegur Guru BK Potong Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut: Minta Dimaklumi karena Faktor Ini

Dedi Mulyadi Tegur Guru BK Potong Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut: Minta Dimaklumi karena Faktor Ini

Guru BK tersebut kemudian menjelaskan bahwa pihak sekolah merasa terganggu dengan gaya penampilan para siswi yang dianggap terlalu mencolok.
LPSK Sebut Para Korban Kekerasan Seksual Kiai Cabul di Pati Diintimidasi hingga Ditawari Sejumlah Uang untuk Tutup Mulut

LPSK Sebut Para Korban Kekerasan Seksual Kiai Cabul di Pati Diintimidasi hingga Ditawari Sejumlah Uang untuk Tutup Mulut

LPSK turun tangan menemui sejumlah korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh oknum kiai di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Jawa Tengah.
Bak Koboy Naik Kuda Ikut Kirab, Dedi Mulyadi Sindir Kondisi Jalan di Cianjur: Bupatinya Terang, Jalannya Gelap!

Bak Koboy Naik Kuda Ikut Kirab, Dedi Mulyadi Sindir Kondisi Jalan di Cianjur: Bupatinya Terang, Jalannya Gelap!

Menurut Dedi Mulyadi, langkah itu diambil karena penataan dan pengelolaan jalan di kawasan tersebut dianggap belum optimal.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Heboh Bea Cukai Razia Rokok Ilegal di Warung Madura Tengah Malam, Bantah Ada Pungli

Heboh Bea Cukai Razia Rokok Ilegal di Warung Madura Tengah Malam, Bantah Ada Pungli

Belakangan diketahui pemeriksaan tersebut bukan terjadi di Balaraja, Tangerang, seperti yang ramai disebut warganet, melainkan di wilayah Tegal, Jawa Tengah.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Siswi SMKN 2 Garut Menangis Usai Dipotong Rambutnya, Gubernur KDM Bingung Dengar Penjelasan Sekolah

Siswi SMKN 2 Garut Menangis Usai Dipotong Rambutnya, Gubernur KDM Bingung Dengar Penjelasan Sekolah

Viral di media sosial video sejumlah siswi di Garut menangis histeris usai rambutnya dipotong paksa oleh Guru BK hingga mendapat respons langsung dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau KDM.
Pelatih Hyundai Hillstate Spill Kondisi Megawati Hangestri Usai Cedera, Soroti Gerakan Tubuhnya: Agak Berbeda Sekarang

Pelatih Hyundai Hillstate Spill Kondisi Megawati Hangestri Usai Cedera, Soroti Gerakan Tubuhnya: Agak Berbeda Sekarang

Kedatangan pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyun, ke Indonesia akhirnya memunculkan fakta menarik soal kondisi terbaru Megawati Hangestri. Katanya kini...
Ditolak Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Koreksi Orasi Polemik Tambang yang Ditutup Gubernur Jabar: Tidak Niat Melawan

Ditolak Dedi Mulyadi, Bupati Bogor Koreksi Orasi Polemik Tambang yang Ditutup Gubernur Jabar: Tidak Niat Melawan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengklarifikasi pernyataan mendesak Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sikapi kebijakan penutupan izin tambang di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral