- Tim tvOne - Nuryanto
Gunung Merapi Kembali Luncurkan 3 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 1,5 Kilometer
Yogyakarta, tvOnenews.com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan guguran lava pijar. Dari pengamatan Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, sejak pukul 00.00 - 06.00 WIB, Selasa (7/3) Gunung Merapi (2968 mdpl) mengalami 3 kali Guguran Lava Pijar dengan jarak luncur maksimum 1,5 kilometer (1500 meter) ke barat daya.
Cuaca di Gunung Merapi teramati cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 13-20 °C, kelembaban udara 68-92 %, dan tekanan udara 656-687 mmHg.
Sedangkan secara visual Gunung Merapi tampak jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 30-50 m di atas puncak kawah.
"Dari data seismogram terekam kegempaan Guguran 15 kali, Hybrid/Fase Banyak 4 kali, Vulkanik Dalam 19 kali dan kegempaan Tektonik Jauh 1 kali. Hingga kini tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III atau Siaga." tulis BPPTKG dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/3/2023).
BPPTKG Yogyakarta merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
"Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi." imbau BPPTKG.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (Nur/Buz)