news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pantauan CCTV BPPTKG Yogyakarta terkait aktivitas Gunung Merapi, Kamis (17/3/2022)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Dalam 18 Jam, Gunung Merapi Luncurkan 10 Kali Guguran Lava Pijar

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan Guguran Lava Pijar. Dalam 18 jam, terjadi sebanyak 10 kali guguran lava pijar.
Kamis, 17 Maret 2022 - 21:11 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, DIY - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan Guguran Lava Pijar hingga aktivitas kegempaan. Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengamati dalam 18 jam, terjadi sebanyak 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1,8 kilometer.

Dari pukul 00.00- 18.00 Wib, cuaca di Gunung Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 17-22 °C, kelembaban udara 77-99 %, dan tekanan udara 652-717 mmHg.

Secara visual Gunung Merapi tampak jelas dengan kabut 0-II hingga kanut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50-150 m di atas puncak kawah. 

Gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50-150 m di atas puncak kawah. Teramati 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1,8 kilometer (1.800 meter) ke arah barat daya.

Dari data kegempaan tercatat kegempaan Guguran 41 kali, Hembusan 1 kali, Hybrid/ Fase Banyak 11 kali, dan Vulkanik Dangkal 1 kali.

Hingga kini tingkat aktivitas Gunung Merapi masih ditetapkan pada Level III (Siaga). Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (Nuryanto/Buz)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
02:32
06:19
12:51
01:04
03:54

Viral