- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Kulon Progo Wafat di Arab Saudi, Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Kulon Progo, tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti rombongan haji asal Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Seorang jemaah yang tergabung dalam kloter pertama rombongan 2 regu 8 dilaporkan wafat di Arab Saudi, setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Jemaah bernama Ngadikin Harja Wiyana (56) mengalami penurunan kondisi kesehatan saat menjalankan ibadah umroh sunnah.
Berdasarkan informasi petugas haji, warga Dusun Salam 2, Kalurahan Plumbon, Kapanewon Temon mengalami serangan jantung, sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas layanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Almarhum wafat pada hari ini, Jumat (8/5/2026) jam 03.00 WAS di RS Al Noor, Specialist Hospital Makkah," kata Silvia Rosetti, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jumat (8/5/2026).
Menurut keterangan dari tim medis dalam hal ini Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Embarkasi, bahwa jemaah tersebut saat pemeriksaan sebelum pemberangkatan dari Embarkasi YIA dalam kondisi sehat dengan keterangan pendampingan obat karena mempunyai riwayat Diabetes Melitus (DM).
Serta menurut keterangan dari petugas kloter, jemaah tersebut meninggal dunia akibat serangan jantung seusai menjalankan ibadah umrah sunnah.
"Hari ini juga, kami telah ke rumah duka dan bertemu langsung dengan pihak keluarga, serta kerabat untuk menyampaikan berita duka ini sekaligus menyampaikan informasi pada keluarga," ucap Silvia.
Ia menuturkan, jemaah haji yang wafat di Arab Saudi akan mendapatkan haknya berupa asuransi jiwa dari pemerintah terkait.
Pihaknya terus berkomunikasi dengan Kementerian Haji dan petugas yang berada di Arab Saudi sehingga jemaah akan segera mendapatkan haknya berupa asuransi jiwa.
Terpisah, Kepala Seksi Pembinaan Layanan Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Haji Kulon Progo, Kholistin Arifiyani menambahkan bahwa Ngadikin berangkat haji bersama sang istri.
"Dipastikan istrinya tetap melanjutkan rangkaian haji," jelas Kholistin.
Setelah jenazah disalatkan di Masjidil Harom, almarhum Ngadikin dimakamkan di makam Saraya mekah arab Saudi.
Atas peristiwa ini, Kholistin turut mengimbau para jemaah untuk selalu menjaga kondisi tubuh dan menghemat tenaga. Sebab, puncak haji baru berlangsung pada 27 Mei mendatang, di mana kegiatan akan sangat padat dan melelahkan bagi para jemaah, sehingga mereka diimbau menghemat tenaga. (scp/buz)