news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

57 Bhikku dari Thailand, Malaysia, Laos dan Indonesia tiba di Kompleks Kepatihan dan disambut hangat oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Senin (25/5/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Perjalanan Spiritual Biksu Thudong Berlabuh di Kepatihan, Disambut Hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X

Rombongan Bhikku yang menjalani perjalanan spiritual atau disebut Thudong panjang melintasi berbagai wilayah akhirnya tiba di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (25/5/2026) sore. 
Senin, 25 Mei 2026 - 20:27 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, tvOnenews.com - Rombongan Bhikku yang menjalani perjalanan spiritual atau disebut Thudong panjang melintasi berbagai wilayah akhirnya tiba di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (25/5/2026) sore. 

Sebelumnya, mereka menempuh perjalanan mulai dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah. Kedatangan mereka di Yogyakarta disambut hangat oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo beserta jajarannya sekaligus tokoh lintas agama di daerah ini. 

Rombongan tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Dengan jubah safron dan perlengkapan minimal, mereka melangkah memasuki Kompleks Kepatihan dalam suasana khidmat dan disambut penghormatan dari para tamu yang hadir. 

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan bahwa kedatangan para bhikku di pendopo Kompleks Kepatihan dalam rangka Indonesia Walk for Peace (IWIP) 2026 menjadi kehormatan, mengingat tempat ini mempunyai nilai bersejarah. 

Di masa silam, kompleks ini adalah kantor Perdana Menteri atau Patih selaku pemimpin birokrasi Kasultanan. Sejak dahulu bangunan ini memang diperuntukkan untuk melayani masyarakat luas.

"Hari ini menjadi lebih bermakna bagi seluruh jajaran pemerintah daerah karena dapat bertatap muka secara langsung dengan rombongan Indonesia Walk for Peace seraya mengenalkan kearifan lokal dan warisan budaya Yogyakarta yang telah diwariskan lintas generasi," kata Sri Sultan.

Menurut Raja Keraton Yogyakarta, Indonesia Walk for Peace mencerminkan refleksi perjalanan kehidupan.

Ia adalah niti laku atau menengok perjalanan sejarah dari masa ke masa dan merevitalisasinya agar bermakna untuk masa kini dan masa yang akan datang.

"Bagi saya pribadi, Indonesia Walk for Peace bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbolisasi langkah maju menuju masa depan bangsa yang harmonis dan bermartabat melalui penyebaran energi positif dan harmoni antara umat beragama," ucap Sultan. 

Aksi jalan damai lintas pulau diikuti total 57 bhikku yang berasal dari Thailand 43 orang, Malaysia empat orang, Laos tiga orang dan Indonesia 7 orang.

Oleh karena itu, perjalanan ini juga diharapkan dapat mewujudkan semangat Bhineka Tunggal Ika, dan mempertegas bahwa keberagaman suku, agama dan budaya adalah kekayaan yang menyatukan, bukan untuk memisahkan bangsa.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:51
04:08
01:05
05:05
01:41

Viral