- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Kategori 77 Relay Jadi Magnet Baru UGM Trail Run 2026, Ribuan Pelari Taklukkan Medan Lereng Merapi
"Nanti akan kita gabung perolehannya dengan event internal yang namanya UGM Charity Run pada Desember sehingga bisa bermanfaat bagi mahasiswa dalam menuntaskan perkuliahannya," ucap Budi.
Dari sisi pelaksanaan, Roostian Gamananda selaku Race Director menjelaskan bahwa rute tahun ini dirancang lebih aman dan nyaman dengan mengantisipasi meningkatnya jumlah peserta yang signifikan.
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, panitia merekayasa jalur sebelum pelari memasuki rute sempit demi mengurai kepadatan dan mengakomodasi jam-jam kritis.
"Kami memperpanjang jalur awal untuk mengurasi kepadatan peserta sebelum masuk ke rute utama. Jalur-jalur di area rawan juga telah diperlebar dan ditingkatkan keamanannya. Diharapkan peserta pulang dengan pengalaman aman dan berkesan, serta mendapatkan pengetahuan baru mengenai Merapi," jelasnya.
Pasalnya, waktu start berbeda-beda. Untuk kategori trail utama, start dimulai pada Sabtu sore pukul 15.30 WIB. Sehingga, semua Cut-Off Time (COT) jatuh pada Minggu pagi.
Dengan demikian, pelepasan pelari akan dilakukan secara bertahap, yakni kategori 50K start pada malam hari, kategori 30K start pada dini hari, serta kategori 15K dan 7K start pada pagi hari.
Demi keamanan peserta, panitia menyiagakan pos kesehatan dan tim emergency rescue dari RSUP dr Sardjito dan RSA UGM, baik dalam bentuk posko menetap maupun tim bergerak atau mobile.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni UGM, Arie Sujito menekankan bahwa UGM Trail Run 2026 tidak sekadar event lari pada umumnya, melainkan sebuah gerakan kolaboratif yang membawa misi sosial dan edukatif.
"Saya berharap, UGM Trail Run tahun ini bisa menjadi alternatif untuk kita hidup sehat, otak kita sehat dan peduli, serta bisa menjadi alternatif membangkitkan sebuah bangsa di tengah situasi krisis," ucap Arie. (Scp/Ard)