news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangkapan layar akun Threads @oliviakaramoy Wajah seorang pria yang diduga debt collector (tengah) yang hendak merampas mobil wisatawan asal Bandung ketika berwisata di Kota Yogyakarta..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Geger Mobil Wisatawan Dihadang DC di Malioboro Mall, Dituduh Pakai Pelat Palsu hingga Berujung Damai

Insiden yang melibatkan wisatawan asal Bandung dan sejumlah debt collector (DC) di kawasan Malioboro Mal, Kota Yogyakarta viral di media sosial (medsos). 
Senin, 26 Oktober 2026 - 15:55 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, tvOnenews.com - Insiden yang melibatkan wisatawan asal Bandung dan sejumlah debt collector (DC) di kawasan Malioboro Mal, Kota Yogyakarta viral di media sosial (medsos). 

Mobil wisatawan tersebut dikabarkan dihadang hingga dirampas oleh DC setelah dituding menggunakan pelat nomor palsu.

Aparat kepolisian akhirnya turun tangan untuk memediasi mereka. Alhasil, persoalan itu berujung damai.

Peristiwa ini menggemparkan publik seusai korban menceritakan insiden yang dialaminya dalam akun Threads @oliviakaramoy

"Hati-hati baru kejadian sama aku di Mal Malioboro Yogyakarta. Mobil tiba-tiba dihadang oleh komplotan DC mau rampas mobil aku katanya pelat palsu dan ini mobil mereka," tulis korban lima hari yang lalu.

Dalam postingannya, korban juga mengungkap bila DC tersebut membawa surat tugas yang diduga palsu. Padahal, mobil itu dibeli korban secara tunai dari sebuah dealer.

"Padahal aku beli mobil cash (second dealer) dan lihat sendiri itu ada surat jalan abal-abal tanpa spasi," ungkapnya.

Akibat insiden ini, korban yang saat itu membawa kedua anaknya yang masing-masing berusia enam tahun dan masih bayi disebutnya mengalami ketakutan.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan membenarkan insiden tersebut. Disampaikan bahwa insiden itu terjadi di toko oleh-oleh Jalan Mataram Yogyakarta pada 20 Oktober 2026.

Ketika berbelanja di toko tersebut, wisatawan itu didatangi pihak DC yang menyampaikan bahwa kendaraan yang dibawa oleh wisatawan milik PT Pembiayaan Kredit.

Menurut keterangan DC, wisatawan itu telah mengganti pelat kendaraan dari K-×××× ke D-××××. Perselisihan itu berkaitan dengan data kendaraan dengan nomor rangka dan nomor mesin sama namun pelat nomor kendaraan berbeda.

Selanjutnya, datang satpam toko tersebut untuk menengahi. Kemudian wisatawan diminta untuk menghubungi layanan kepolisian.

"Setelah korban (wisatawan) menghubungi layanan kepolisian 110, sesaat kemudian datang personel dari Polresta Yogyakarta. Kedua belah pihak sepakat perselisihan tersebut diselesaikan di kantor polisi," kata Iptu Dani Hasan, Kasi Humas Polresta Yogyakarta dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Sesampainya dikantor polisi, lanjut Dani, Petugas Polresta Yogyakarta mengecek identitas kendaraan tersebut melalui database samsat. Berdasarkan hasil pengecekan, mobil itu milik wisatawan tersebut.

"Itu sesuai database register kendaraan dari Samsat Polres Cimahi Jawa Barat dengan Pelat D-xxxx-," ucap Dani.

Selanjutnya, pihak pembiayaan kredit meminta maaf kepada wisatawan tersebut dan mengakui bahwa data yang dibawanya salah atau keliru. (scp/buz)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral