News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Oknum kepala SMK swasta berinisial W (44) ditangkap setelah diduga menyelewengkan dana bantuan pemerintah untuk Program SMK Pusat Keunggulan senilai Rp125 juta.
Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:22 WIB
Dunia pendidikan di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, tercoreng oleh ulah oknum kepala sekolah berinisial W (44).
Sumber :
  • Humas Polres Bantul

Jakarta, tvOnenews.com - Dunia pendidikan di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, tercoreng oleh ulah oknum kepala sekolah berinisial W (44). Pria tersebut ditangkap setelah diduga menyelewengkan dana bantuan pemerintah untuk Program SMK Pusat Keunggulan senilai Rp125 juta.

Kasus ini mencuat setelah polisi menemukan indikasi kuat bahwa anggaran negara tersebut disalahgunakan melalui serangkaian laporan pertanggungjawaban yang diduga palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka pada Selasa (21/10). 

"Polisi telah mengamankan W dalam kasus dugaan korupsi pada 21 Oktober 2026. W merupakan kepala sekolah salah satu SMK swasta di Bantul," ujar Rita saat dikonfirmasi, Kamis (22/10).

Modus Laporan Fiktif

Berdasarkan hasil penyidikan, sekolah yang dipimpin W mendapatkan bantuan pemerintah pada 2023 yang dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp87,5 juta, sementara tahap kedua sebesar Rp37,5 juta.

Untuk memuluskan pencairan dana tersebut, tersangka diduga merekayasa laporan kegiatan. 

Beberapa agenda yang diklaim telah dilaksanakan, namun diduga fiktif, meliputi workshop penyelarasan kurikulum, penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK), hingga pelaksanaan job fair.

"Laporan kemajuan pekerjaan tersebut menjadi salah satu persyaratan untuk pencairan dana tahap berikutnya," jelas Iptu Rita.

Audit Inspektorat Temukan Kerugian Negara

Penyidik Polres Bantul tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng pihak Inspektorat DIY untuk membedah aliran dana tersebut. 

Hasilnya mengejutkan, seluruh dana bantuan sebesar Rp125 juta yang diterima sekolah tersebut dinyatakan sebagai kerugian negara karena tidak digunakan sesuai petunjuk teknis.

"Kerugian negara berdasarkan hasil audit Inspektorat DIY sebesar Rp125 juta. Penyidik masih melengkapi berkas perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Selain memeriksa keterangan dari pihak sekolah, yayasan, hingga narasumber kegiatan, polisi juga telah menyita berbagai bukti administratif, seperti rekening koran, kuitansi penarikan, hingga dokumen kerja sama.

Kini, W harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Jika berkas perkara dinyatakan lengkap, penyidik segera melimpahkannya ke kejaksaan untuk segera disidangkan. (scp/dpi)


 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

Simak 10 teknologi otomotif terbaru 2026, mulai dari inspeksi berbasis AI, mobil listrik, perawatan prediktif, hingga sistem keselamatan pintar. Perkembangan
Viral Siswa SMAN 1 Gorontalo Jadi Korban Pengeroyokan 20 Teman dan Senior, Berawal dari Persoalan Sepele?

Viral Siswa SMAN 1 Gorontalo Jadi Korban Pengeroyokan 20 Teman dan Senior, Berawal dari Persoalan Sepele?

Video pengeroyokan siswa kelas X SMAN 1 Gorontalo viral di media sosial. Sebanyak 20 siswa diduga terlibat, korban mengalami luka lebam dan trauma.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island

Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island

Pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin, bertekad menunjukkan penampilan lebih kompetitif pada MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026 sektor tunggal putra antara Alwi Farhan menghadapi wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus di Grand Paris Arena, Paris, hari Kamis 22 Oktober.
Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Selengkapnya

Viral