news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PT Bumi Resources Tbk (“Bumi Resources”)..
Sumber :
  • Antara

Saham BUMI Meroket Nyaris 5 Kali Lipat, Investor Diingatkan Risiko Overhang dan Valuasi Mahal

Saham BUMI melonjak hampir 5 kali lipat setahun terakhir. Simak analisis lengkap risiko overhang, valuasi mahal, dan prospek saham BUMI ke depan.
Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB
Reporter:
Editor :

Bisnis Tidak Lagi Murni Batu Bara

BUMI Resources kini tidak sepenuhnya bergantung pada bisnis batu bara. Selain batu bara yang masih menjadi kontributor utama pendapatan, perusahaan juga mulai merambah komoditas emas dan perak. Namun demikian, saham batu bara BUMI tetap sangat sensitif terhadap fluktuasi harga energi global.

Data penjualan menunjukkan lebih dari 50 persen pendapatan BUMI berasal dari ekspor. Artinya, kinerja saham BUMI sangat bergantung pada permintaan global dan pergerakan harga komoditas dunia. Selama harga batu bara belum kembali ke level tinggi di atas 150 dolar AS per ton, potensi penguatan saham BUMI secara fundamental dinilai masih terbatas.

Kondisi ini membuat prospek saham BUMI ke depan tidak hanya ditentukan oleh sentimen pasar domestik, tetapi juga oleh dinamika ekonomi global, khususnya permintaan energi dan logam mulia.

Overhang Saham Jadi Risiko Utama

Risiko terbesar yang perlu dicermati investor adalah struktur kepemilikan saham BUMI. Sejumlah pemegang saham besar berasal dari hasil restrukturisasi utang, debt to equity swap, hingga right issue di masa lalu. Saham-saham ini dikenal sebagai saham overhang.

Overhang saham BUMI berarti terdapat sejumlah besar saham yang “menggantung” dan berpotensi dilepas ke pasar ketika pemiliknya merasa harga sudah cukup untuk menutup nilai piutang atau utang lama. Jika aksi jual terjadi secara bersamaan, tekanan jual dapat membuat harga saham BUMI turun tajam dalam waktu singkat.

Beberapa pemegang saham institusi asing dan kustodian internasional juga disebut masuk kategori overhang laten. Artinya, saham tersebut dapat dilepas kapan saja tanpa sinyal jelas ke publik. Kondisi ini membuat pergerakan saham BUMI rawan volatilitas tinggi dan sulit diprediksi.

Trading Lebih Relevan Dibanding Investasi Jangka Panjang

Dengan valuasi yang mahal, fundamental yang belum sepenuhnya solid, serta risiko overhang saham BUMI yang besar, saham ini saat ini dinilai lebih cocok untuk strategi trading jangka pendek dibanding investasi jangka panjang. Kenaikan harga saham BUMI yang terjadi lebih banyak didorong sentimen MSCI dan arus dana masuk, bukan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:24
02:55
12:57
05:11
03:43
01:21

Viral