news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi harga emas Antam hari ini.
Sumber :
  • ANTARA

Goldprice Anjlok Tajam, Emas dan Perak Tertekan Usai Dolar AS Menguat

Goldprice anjlok tajam setelah dolar AS menguat usai kabar calon Ketua The Fed. Harga emas dan perak tertekan, investor cermati arah kebijakan moneter.
Senin, 2 Februari 2026 - 07:51 WIB
Reporter:
Editor :

Sepanjang beberapa bulan terakhir, goldprice sempat melesat ke rekor tertinggi karena meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan suku bunga. Namun, dengan munculnya sinyal perubahan arah kebijakan The Fed, pelaku pasar mulai mengoreksi ekspektasi mereka terhadap prospek suku bunga dan inflasi.

Analis menilai, tekanan terhadap goldprice masih bisa berlanjut dalam jangka pendek jika dolar AS terus menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika meningkat. Namun, di sisi lain, sejumlah pelaku pasar tetap memandang emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang, terutama jika risiko ekonomi global kembali meningkat.

Pergerakan tajam goldprice juga memicu aksi jual lanjutan di pasar logam mulia lainnya. Harga perak, yang sering bergerak seiring dengan emas, mengalami tekanan lebih dalam karena likuiditas pasar yang lebih kecil dan volatilitas yang lebih tinggi. Kondisi ini membuat investor semakin berhati-hati dalam mengambil posisi baru.

Berikut pergerakan harga logam mulia utama dalam perdagangan terbaru:

  • Goldprice (emas spot): USD 4.742,73 per ounce, turun 3,2 persen

  • Goldprice kontrak COMEX April: USD 5.067,50 per ounce, turun 5,37 persen

  • Harga perak: USD 78,64 per ounce, turun 7,7 persen

  • Platinum: melemah dalam perdagangan awal Asia

  • Palladium: ikut terkoreksi seiring sentimen negatif pasar

Pelaku pasar kini mencermati arah kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya sebagai penentu utama pergerakan goldprice ke depan. Jika dolar AS terus menguat dan ekspektasi penurunan suku bunga memudar, tekanan terhadap harga emas berpotensi berlanjut dalam beberapa sesi mendatang.

Sebaliknya, jika ketidakpastian global kembali meningkat atau muncul sinyal perlambatan ekonomi, permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai dapat kembali menopang goldprice. Untuk sementara, pasar masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli panjang yang mendorong harga emas ke level tertinggi sepanjang sejarah.

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:31
00:52
05:07
03:02
05:40
01:21

Viral