news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Pesawat Boeing 787-10 milik Singapore Airlines..
Sumber :
  • Dok. Singapore Airlines

Komitmen Hijau Singapore Airlines Demi Nol Emisi 2050, Bangun Rantai Pasok SAF hingga Jamin Transparansi Pelaporan

Singapore Airlines mempercepat upayanya untuk menuju industry penerbangan rendah emisi dengan menempatkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai pilar utama strategi dekarbonisasi.
Selasa, 10 Maret 2026 - 03:20 WIB
Reporter:
Editor :

Guna memperluas partisipasi publik, SIA juga sempat meluncurkan program Voluntary Carbon Offset Programme (VCOP) pada 2021 bersama penyedia offset karbon Tasman Environmental Markets.

Program ini digadang-gadang memungkinkan pelanggan menghitung emisi penerbangan mereka dan berkontribusi pada proyek offset karbon yang telah diverifikasi.

Beli 3.000 Ton SAF untuk Tekan Emisi Karbon

Pada Mei 2025, SIA diam-diam juga telah menjalin kerja sama dengan produsen bahan bakar terbarukan, Neste dan World Energy, untuk memperoleh bahan bakar berkelanjutan serta sertifikat SAF. Ini adalah bagian dari upaya untuk mempercepat dekarbonisasi operasional penerbangan sekaligus memperluas pemahaman perusahaan mengenai jalur distribusi, standar, dan sistem sertifikasi dalam ekosistem bahan bakar terbarukan.

Pada transaksi awal, SIA Group membeli 1.000 ton SAF murni dari Neste yang telah memenuhi ketentuan skema Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation. Bahan bakar tersebut diproduksi di kilang Neste di Singapura, kemudian dicampur secara lokal sebelum didistribusikan ke Bandar Udara Changi Singapura.

Pembelian ini menjadi akuisisi kedua SAF murni oleh SIA Group dari kilang yang berlokasi di Singapura. Transaksi tersebut turut mendukung pengembangan ekosistem SAF nasional sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok bahan bakar berkelanjutan di kawasan.

Kemudian, SIA Group juga memperoleh sekitar 2.000 ton SAF yang memenuhi standar CORSIA dari World Energy melalui skema pengurangan emisi menggunakan model Book & Claim Chain of Custody. Mekanisme ini memungkinkan perusahaan mengklaim manfaat pengurangan emisi tanpa harus menerima pengiriman bahan bakar secara fisik.

Kedua transaksi itu diselesaikan pada kuartal pertama 2025. Secara keseluruhan, penggunaan SAF dan sertifikat pengurangan emisi ini diperkirakan akan mampu menekan lebih dari 9.500 ton emisi karbon dioksida.

Di sisi lain, SIA juga terlibat dalam kampanye Green Fuel Forward yang bertujuan mempercepat peningkatan permintaan SAF di kawasan Asia-Pasifik. Inisiatif ini diluncurkan oleh World Economic Forum bersama GenZero.

Kampanye tersebut berfokus pada peningkatan kesadaran serta pemahaman mengenai penggunaan SAF, sekaligus mendorong pembentukan kemitraan strategis antara perusahaan-perusahaan regional dan maskapai penerbangan guna memperluas adopsi bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
03:20
01:48
02:00
00:55
03:22

Viral