Sumber :
- ANTARA
Bukan Cuma Rupiah! Mata Uang Asia Kompak Menguat Usai Sinyal Perang Mereda
Mata uang Asia menguat kompak terhadap dolar AS setelah sentimen perang mereda. Baht, ringgit, yuan hingga yen ikut menguat selain rupiah.
Selasa, 10 Maret 2026 - 13:21 WIB
Jika konflik geopolitik benar-benar mereda dan harga energi kembali stabil, maka arus modal asing berpotensi kembali masuk ke berbagai negara Asia.
Kondisi tersebut dapat memperkuat tren mata uang Asia menguat, termasuk rupiah.
Namun jika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat, pasar keuangan global bisa kembali mengalami volatilitas. Dalam situasi tersebut, investor biasanya kembali mencari aset aman seperti dolar AS.
Karena itu, meskipun saat ini mata uang Asia menguat, pelaku pasar tetap memantau perkembangan geopolitik global yang dapat dengan cepat mengubah arah pergerakan pasar keuangan. (nsp)