- Ist
Sandiaga Uno Ungkap Ekonomi Hijau Bisa Jadi Penggerak Strategis Perekonomian Nasional, Begini Potensinya
Meski demikian, Sandiaga menilai potensi yang belum tergarap masih jauh lebih besar, khususnya pada pengembangan pasar karbon, penghitungan jejak karbon, perdagangan kredit karbon, serta teknologi pemantauan emisi.
Ia juga menguraikan bahwa ekosistem ekonomi hijau bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu proyek berbasis alam (nature-based solutions), solusi teknologi seperti AI dan blockchain, serta sistem pembiayaan dan perdagangan karbon.
Lebih lanjut, ekonomi hijau dinilai memiliki dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja.
“Ekonomi hijau mampu menciptakan peluang kerja masa depan, dengan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, potensi ini bisa dikembangkan,” ujarnya. Lapangan kerja tersebut mencakup sektor energi bersih, pengelolaan lingkungan, teknologi rendah karbon, hingga pariwisata berkelanjutan.
Bagi Indonesia, momentum transisi menuju ekonomi hijau menjadi sangat krusial. Selain mendukung komitmen penurunan emisi, langkah ini juga membuka peluang investasi baru serta meningkatkan daya saing di tingkat global.
Dengan kebijakan yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, ekonomi hijau diyakini dapat menjadi fondasi pembangunan jangka panjang.
“Ekonomi hijau bukan hanya tentang lingkungan, tetapi tentang masa depan ekonomi Indonesia,” tutup Sandiaga Uno. (rpi)