news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Sumber :
  • YouTube/Bank Indonesia

Gubernur BI Ungkap 3 Tantangan Besar Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global, Termasuk Mengembalikan Pelaku Usaha

Melihat dinamika yang melanda ekonomi RI saat ini, Gubernur BI menyinggung pentingnya memperkuat sinergi untuk mendorong ekonomi nasional dengan bertumpu pada kekuatan domestik.
Senin, 27 April 2026 - 16:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengidentifikasi tiga tantangan utama yang perlu direspons secara tepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ketiga hal itu meliputi persoalan pemulihan kepercayaan pelaku usaha, penguatan konsumsi dan investasi, serta efektivitas implementasi kebijakan di sektor riil.

“Kita memiliki kerangka kebijakan yang kuat, dan itulah yang harus kita tingkatkan termasuk juga kebijakan hilirisasi dan industrialisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” kata Perry di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, tantangan pertama berkaitan dengan upaya mengembalikan kepercayaan dunia usaha. Hal ini mencakup penyaluran pembiayaan ke proyek prioritas nasional agar stabilitas ekonomi tetap terjaga dan pertumbuhan dapat meningkat.

Tantangan kedua menyasar penguatan mesin ekonomi domestik melalui konsumsi yang stabil dan peningkatan investasi. Dengan demikian, program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal dengan dukungan pembiayaan yang memadai.

Adapun tantangan ketiga menitikberatkan pada pentingnya memastikan setiap kebijakan, baik yang sudah berjalan maupun yang akan dirancang, dapat diterapkan secara efektif oleh pelaku usaha, sektor perbankan, hingga masyarakat luas.

Perry menambahkan, kondisi global saat ini masih diliputi ketidakpastian akibat konflik geopolitik yang berlanjut. Situasi tersebut berdampak pada perlambatan ekonomi global, kenaikan harga minyak, serta tekanan arus modal keluar dari negara berkembang.

Di tengah dinamika tersebut, ia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi untuk mendorong ekonomi nasional dengan bertumpu pada kekuatan domestik, khususnya permintaan dalam negeri.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti memaparkan bahwa tekanan global memengaruhi ekonomi domestik melalui tiga jalur utama.

Pertama, jalur finansial, yakni meningkatnya minat terhadap aset safe haven yang mendorong penguatan dolar Amerika Serikat serta imbal hasil obligasi AS, sehingga memicu arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kedua, jalur komoditas, yang dipicu lonjakan harga minyak akibat ketegangan di Selat Hormuz. Kondisi ini turut mendorong kenaikan harga komoditas lain seperti emas dan batu bara.

Ketiga, jalur perdagangan, yakni gangguan pada transportasi dan logistik yang menyebabkan disrupsi pasokan antarnegara.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:28
04:36
01:10
02:37
07:46
03:48

Viral