news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Menkeu Purbaya Buka Peluang Insentif Pajak Pasar Modal, Tunggu Hasil Program PINTAR Reksa Dana OJK

Menkeu Purbaya buka peluang insentif pajak pasar modal jika program PINTAR Reksa Dana OJK berhasil dalam enam bulan ke depan.
Senin, 27 April 2026 - 18:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pemberian insentif bagi industri pasar modal, dengan catatan program penguatan investasi yang tengah digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan hasil positif dalam enam bulan ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya sebagai respons terhadap peluncuran Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana, yang dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam memperdalam pasar keuangan domestik.

“Kalau nanti programnya berjalan bagus, misalnya enam bulan dari sekarang, silakan datang ke saya minta insentif. Saya akan pertimbangkan,” ujar Purbaya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dorong Investor Domestik Masuk Pasar Modal

Purbaya menilai, program PINTAR Reksa Dana merupakan langkah konkret untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi, khususnya melalui instrumen yang relatif aman dan terkelola profesional.

Melalui skema ini, dana masyarakat akan dihimpun secara berkala dan dikelola oleh manajer investasi untuk ditempatkan di pasar modal. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat berinvestasi tanpa harus memiliki modal besar sekaligus atau pemahaman teknis yang kompleks.

Menurut Purbaya, peningkatan jumlah investor domestik menjadi kunci penting dalam memperkuat struktur pasar modal Indonesia yang selama ini masih didominasi investor asing.

“Kalau makin banyak investor lokal masuk, pasar kita akan lebih stabil dan dalam. Ini penting untuk ketahanan sektor keuangan,” jelasnya.

Efek Berganda ke Perekonomian Nasional

Lebih jauh, Purbaya menekankan bahwa penguatan pasar modal tidak hanya berdampak pada sektor keuangan, tetapi juga memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional secara keseluruhan.

Dana yang terkumpul di pasar modal, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk pembelian obligasi maupun instrumen pembiayaan lainnya yang mendukung pembangunan dan aktivitas ekonomi.

“Uang dari pasar modal itu bisa dipakai untuk beli obligasi dan instrumen lain. Itu akan menggerakkan ekonomi. Mungkin pemerintah kehilangan sedikit dari sisi pajak, tapi dampaknya bisa jauh lebih besar,” paparnya.

Dengan kata lain, potensi insentif yang diberikan bukan semata-mata pengurangan penerimaan negara, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral