news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wamendagri Akhmad Wiyagus saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Sulawesi Tenggara..
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Wamendagri Sebut Kendari Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Kreatif dan MICE Indonesia Timur, Ini Potensinya

Salah satu capaian paling menonjol yang membuat Kendari layak jadi pusat ekonomi Indonesia Timur adalah dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 86,36, posisi keenam secara nasional.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menilai Kota Kendari memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan timur Indonesia.

Hal itu disampaikan Wiyagus saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (9/5/2026).

Dalam amanatnya, Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan Kota Kendari hingga mencapai usia ke-195 tahun.

Menurut dia, semangat kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pihak menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel.

Wiyagus menilai peringatan HUT Kendari tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan pelaksanaan UCLG ASPAC 2026.

Momentum tersebut dinilai menjadikan Kendari bukan hanya sebagai ibu kota Sulawesi Tenggara, tetapi juga pusat perhatian kawasan Asia-Pasifik dalam bidang tata kelola pemerintahan daerah.

Ia mengatakan kepercayaan internasional yang diberikan kepada Kendari sebagai tuan rumah forum global menjadi bukti kapasitas kota tersebut sejajar dengan kota-kota besar dunia.

Menurutnya, pembangunan di Kendari berjalan ke arah yang tepat dengan memadukan pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya lokal.

“Kota yang modern namun tetap menjaga akar budayanya. Kota yang ambisius secara ekonomi namun tetap inklusif secara sosial,” ujar Wiyagus.

Di tengah tekanan ekonomi global, Wiyagus juga mengapresiasi capaian pembangunan Kendari yang mampu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan nasional.

Selain itu, inflasi daerah tetap terkendali di angka 2,96 persen berkat kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Menurutnya, capaian paling menonjol terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari yang mencapai 86,36 dan menempatkannya di posisi keenam secara nasional.

Angka tersebut dinilai mencerminkan keberhasilan investasi pemerintah di sektor kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wiyagus juga menyoroti posisi strategis Kendari sebagai gerbang utama logistik, perdagangan, dan jasa di Sulawesi Tenggara.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral