- Tim tvOne
Kurs Dolar AS di Sejumlah Bank Tembus Rp17.600!
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih bergerak fluktuatif.
Meski demikian, perdagangan hari ini Selasa (12/5/2026), rupiah diprediksi akan ditutup melemah.
Pengamat Ekonomi dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis.
Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9.
Bank Indonesia (BI) menyebut terjaganya keyakinan konsumen terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).
Pada April 2026, IKE tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,4.
Kenaikan IKE menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, termasuk ketersediaan lapangan kerja, penghasilan dan daya beli, mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Dengan kata lain, indeks kepercayaan konsumen pada April 2026 di level 123 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 129,6.
Meski begitu, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 130,4.
Penurunan tipis IEK mengindikasikan konsumen masih memiliki keyakinan positif terhadap prospek ekonomi ke depan meski dengan tingkat optimisme yang sedikit lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya.
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.410—Rp17.460," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Adapun berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp17.415 per dolar AS pada Senin, 11 Mei 2026.
Sementara itu, pada perdagangan di pasar spot pada Selasa, 12 Mei 2026 pada pukul 09.04 WIB, rupiah ditransaksikan di Rp17.489 per dolar AS.
Pada siang harinya, terpantau rupiah ditransaksikan di angka 17.500 per dolar AS.
Terpantau pula sejumlah bank menjual dolar AS senilai Rp17.600. Angka ini lebih tinggi dibandingkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang masih di level Rp17.500.
Dari pantauan beberapa bank, terpantau PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjual dolar AS Rp17.660 dengan kurs beli Rp17.360.
Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjual dolar AS Rp17.560 dengan kurs beli Rp17.260.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjual dolar AS Rp17.615 dan untuk kurs beli senilai Rp17.415.
Lalu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menjual dolar AS Rp17.560 dengan kurs beli Rp17.420.
Terpantau pula PT Bank OCBC NISP Tbk menjual dolar AS Rp17.616 dengan kurs beli Rp17.338. (nsi)