news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi industri pengolahan ikan tuna..
Sumber :
  • Dok. KKP

KNMP Digadang Bisa Kembalikan Papua Jadi Lumbung Tuna, DPR Ungkap Pernah Ada Industri Besar di Sana

Anggota Komisi IV DPR RI Robert J. Kardinal mengatakan Papua memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar, terutama di tiga kawasan strategis yang hingga kini belum tersentuh.
Minggu, 17 Mei 2026 - 17:43 WIB
Reporter:
Editor :

Robert mengungkapkan Kepulauan Mapia atau Pulau Beras di Kabupaten Supiori pernah menjadi salah satu sentra penghasil tuna terbesar di Papua melalui keberadaan perusahaan pengalengan ikan PT Biak Mina Jaya yang merupakan bagian dari Grup Jayanti.

Menurut dia, industri tuna tersebut pernah menyerap ribuan tenaga kerja asli Papua dan menjadikan Biak Numfor sebagai salah satu pusat industri perikanan terbesar di Indonesia timur.

Selain itu, kehadiran perusahaan milik negara PT Usaha Mina di Sorong pada masanya juga mampu mengekspor tuna dan cakalang langsung ke Jepang.

Pada masa lalu, PT Usaha Mina memiliki banyak cabang di sejumlah sentra perikanan nasional seperti Sorong, Bacan, Ternate, Fakfak, Ambon, Gorontalo, Luwuk hingga Makassar.

Robert juga menyinggung keberadaan PT West Irian Fisheries (WIF), perusahaan perikanan asal Jepang yang bekerja sama dengan pengusaha asli Papua dan pernah menjadi penggerak utama ekonomi di kawasan tersebut.

Menurutnya, jejak kejayaan industri perikanan itu perlu dihidupkan kembali melalui sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Badan Pengelola (BP) BUMN.

Ia menilai kampung nelayan yang dibangun pemerintah nantinya dapat terhubung dengan fasilitas eks PT Usaha Mina sebagai pusat pengumpulan dan ekspor hasil tangkapan nelayan Papua.

"Papua pernah punya industri perikanan besar lewat Jayanti, Usaha Mina, dan WIF. Itu bukti bahwa kalau dikelola serius, Papua bisa menjadi kekuatan besar industri perikanan nasional. Kampung Nelayan Merah Putih harus menjadi titik awal menghidupkan kembali kejayaan itu,” katanya.

Robert optimistis apabila pemerintah serius menempatkan program KNMP di Raja Ampat, Teluk Wondama, dan Biak Numfor-Supiori, Papua dapat kembali menjadi pusat industri tuna nasional seperti masa kejayaan industri perikanan pada era ketiga perusahaan tersebut.

Ia juga mendukung target KKP membangun lebih dari 1.000 KNMP pada 2026. Namun hingga kini, dari 65 lokasi KNMP yang telah dibangun di berbagai wilayah Indonesia, belum ada satu pun yang berada di Papua.

"Kalau tiga titik ini dibangun Kampung Nelayan Merah Putih, saya yakin Papua bisa kembali menjadi lumbung tuna terbesar di kawasan timur Indonesia," katanya. (rpi)

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:06
02:06
05:01
05:14
03:43
03:22

Viral