news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

RUPST bank bjb Tahun Buku 2025 pada Selasa, 28 April 2026..
Sumber :
  • bank bjb

Laba bank bjb Tembus Rp410 Miliar pada Triwulan I 2026, Ditopang Kredit dan Transformasi Digital

bank bjb mencatat laba bersih Rp410 miliar pada triwulan I 2026, ditopang pendapatan bunga bersih, kredit, dan transformasi digital.
Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp410 miliar pada triwulan I 2026.

Kinerja bank bjb tersebut tumbuh 13,3 persen secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq) dan naik 3 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Pertumbuhan laba bank bjb didorong oleh penguatan fundamental bisnis, peningkatan pendapatan bunga bersih, hingga efisiensi pengelolaan biaya operasional.

Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengatakan capaian tersebut mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat di tengah dinamika industri perbankan nasional.

“Di tengah dinamika industri perbankan dan kondisi ekonomi yang berkembang, bank bjb berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dengan tetap memperhatikan kualitas aset, likuiditas, serta kebutuhan nasabah dan pemangku kepentingan,” ujar Ayi Subarna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Pendapatan Bunga Bersih bank bjb Naik 13 Persen

Pertumbuhan laba bank bjb pada triwulan I 2026 ditopang kenaikan Net Interest Income (NII) atau pendapatan bunga bersih konsolidasi.

bank bjb mencatat NII sebesar Rp2,05 triliun atau tumbuh 13 persen secara tahunan.

Peningkatan pendapatan bunga bersih tersebut didukung optimalisasi komposisi portofolio kredit dan strategi pengelolaan biaya dana yang lebih efisien.

Di sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan konsolidasi bank bjb mencapai Rp141,2 triliun.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) bank bjb tumbuh menjadi Rp159,9 triliun atau naik 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Likuiditas bank bjb juga tetap terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di level 83,5 persen.

Kualitas Aset dan Likuiditas Tetap Terjaga

bank bjb menyatakan terus menjaga kualitas aset melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan penguatan manajemen risiko secara berkelanjutan.

Perseroan juga terus memperkuat pencadangan guna menjaga ketahanan neraca keuangan di tengah dinamika pasar dan kondisi ekonomi yang masih berkembang.

Penguatan fundamental bisnis menjadi fokus utama bank bjb untuk menjaga stabilitas pertumbuhan di tengah tantangan industri perbankan nasional.

Selain menjaga kualitas aset, bank bjb juga terus memperkuat efisiensi operasional guna meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Transformasi Digital bank bjb Tunjukkan Pertumbuhan Positif

Transformasi digital menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan bisnis bank bjb pada awal 2026.

Hingga Maret 2026, jumlah pengguna DIGI bank bjb mencapai 1,87 juta pengguna.

Sementara itu, fee based income dari kanal elektronik tercatat sebesar Rp115,7 miliar.

Pada segmen pinjaman digital ASN melalui layanan bjb KGB Pisan, outstanding kredit mencapai Rp159,8 miliar.

Nilai tersebut tumbuh signifikan sebesar 154,1 persen secara tahunan dan naik 30,9 persen secara kuartalan.

Jumlah rekening atau Number of Accounts (NoA) pada layanan tersebut juga meningkat menjadi 9.702 rekening.

Menurut Ayi Subarna, transformasi digital bank bjb akan terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempermudah akses transaksi nasabah.

Transformasi tersebut juga dinilai penting dalam mendukung efisiensi operasional perusahaan di tengah perkembangan industri keuangan digital.

“Perseroan akan terus berupaya menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan melalui penguatan layanan, inovasi digital, serta sinergi dalam ekosistem Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb,” kata Ayi.

Prospek Ekonomi Jawa Barat dan Banten Jadi Penopang

Kinerja bank bjb juga didukung prospek ekonomi wilayah Jawa Barat dan Banten yang masih tumbuh positif.

Kedua wilayah tersebut dinilai tetap menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus basis bisnis utama bank bjb.

Selain memperkuat bisnis inti, bank bjb juga terus mendorong implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Hingga triwulan I 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan bank bjb tercatat mencapai Rp14,2 triliun.

Selain itu, sustainable bond bank bjb mencapai Rp1,9 triliun.

bank bjb juga melanjutkan dukungan terhadap pembiayaan UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta berbagai program keberlanjutan lainnya.

Dalam menjalankan transformasi bisnis, bank bjb menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, dan perlindungan konsumen sesuai ketentuan regulator.

Dengan penguatan fundamental bisnis dan transformasi yang terus berjalan, bank bjb berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia. (nsp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:47
02:02
05:02
04:25
04:34
06:21

Viral