- Tim tvOne
Rupiah Pagi Hari Ini 2 Juni 2026 Bergerak Melemah Jadi Rp17.859 per Dolar AS
Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini 2 Juni 2026 bergerak melemah 54,50 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.859 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini bergerak melemah dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.805 per dolar AS.
Menurut Pengamat Ekonomi dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi, aturan baru mewajibkan eksportir SDA untuk merepatriasi Devisa Hasil Ekspor (DHE) ke dalam negeri dengan kepatuhan penuh dan menempatkannya di rekening khusus di Bank Himbara.
Sejumlah ketentuan baru itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21/2026 tentang Perubahan Ketiga Atas PP Nomor 36/2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam yang mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Dalam beleid itu, tertuang aturan bahwa eksportir SDA wajib merepatriasi DHE ke dalam negeri dengan tingkat kepatuhan secara penuh atau 100 persen.
Di sisi lain, eksportir non-migas wajib menempatkan 100 persen DHE SDA pada rekening khusus di dalam negeri selama minimal 12 bulan.
Sementara itu, eksportir migas minimal 30 persen DHE SDA selama tiga bulan. Konversi valas DHE SDA ke rupiah akan dibatasi dengan maksimal 50 persen.
Pemerintah memberi waktu bagi eksportir hingga awal 2027 untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan ekspor satu pintu yang mulai berlaku secara bertahap pada 1 Juni 2026.
Selama masa transisi, pelaksanaan kebijakan akan dievaluasi dalam tiga bulan pertama, sebagai dasar penyusunan tahapan implementasi berikutnya.
Evaluasi pada masa awal penerapan diperlukan untuk memastikan mekanisme baru tersebut dapat berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas ekspor maupun kepastian usaha.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam menentukan langkah lanjutan menuju implementasi penuh kebijakan ekspor satu pintu yang ditargetkan berlaku paling lambat pada 1 Januari 2027 mendatang.
"Mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp17.800—Rp17.850," katanya. (ant/VIVA/nsi)