news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

North Maluku Sustainability Trip yang digelar Kadin Komite Bilateral UK dan Irlandia dan Kadin Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)..
Sumber :
  • Kadin UK

Saat ESG Jadi Penentu Investasi, Maluku Utara Bangun Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

Maluku Utara menjadi rujukan global dalam penerapan hilirisasi nikel yang bertanggung jawab di tengah meningkatnya tuntutan terhadap rantai pasok mineral kritis yang berkelanjutan.
Kamis, 4 Juni 2026 - 23:24 WIB
Reporter:
Editor :

Sejumlah organisasi yang berperan dalam pengembangan standar keberlanjutan sektor mineral global turut hadir, di antaranya Nickel Institute, International Council on Mining and Metals, Initiative for Responsible Mining Assurance, Global Battery Alliance, Glencore, serta GIZ, akademisi, dan berbagai asosiasi industri lainnya.

Pembahasan dalam forum tersebut mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab, transparansi rantai pasok, perlindungan keanekaragaman hayati, pemberdayaan masyarakat, hingga peluang kolaborasi jangka panjang untuk mendukung transisi energi global.

Dalam rangkaian acara, peserta mengunjungi area tambang milik PT Weda Bay Nickel (WBN) dan berbagai fasilitas di kawasan IWIP. Lokasi yang dikunjungi meliputi fasilitas pengolahan nikel, pengelolaan lingkungan, pusat penelitian dan pengembangan, hingga rantai nilai bahan baku baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dalam satu kawasan industri.

Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai implementasi hilirisasi nikel serta berbagai program keberlanjutan yang sedang dijalankan di lapangan.

ESG Jadi Tolok Ukur Investasi

Perwakilan Kadin Komite Bilateral UK dan Irlandia sekaligus Direktur BYD Haka Auto, Ahmad Fikri Susanto, mengatakan bahwa investor dan pembeli global kini ingin melihat lebih dari sekadar volume produksi.

"Mereka ingin memahami bagaimana rantai pasok dikelola, bagaimana lingkungan dijaga, dan bagaimana masyarakat turut merasakan manfaat pembangunan. Upaya membangun kepercayaan kini menjadi sama pentingnya dengan membangun kapasitas produksi itu sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Vice Chair for International Affairs Kadin Indonesia, Bernardino Vega, menilai standar keberlanjutan khususnya Environmental, Social, and Governance  (ESG) kini semakin menentukan keputusan investasi dan akses pasar industri mineral global.

“Semakin banyak dana investasi yang menerapkan kriteria ESG menjadikan kepatuhan terhadap standar keberlanjutan sebagai salah satu prasyarat utama dalam pengambilan keputusan investasi. Respons pasar terhadap hal ini terlihat jelas. Investasi di sektor pengolahan mineral Indonesia meningkat 208 persen antara 2019 hingga 2022, dari US$3,56 miliar menjadi US$10,96 miliar. Peran Kadin Indonesia adalah memastikan pelaku usaha nasional memahami dengan jelas standar dan ekspektasi yang terus berkembang tersebut, serta membantu mereka beradaptasi lebih awal. Karena pada akhirnya, perusahaan yang mampu menunjukkan praktik pertambangan yang baik serta kinerja ESG yang kredibel dan dapat diverifikasi adalah perusahaan yang akan memperoleh investasi jangka panjang dan akses yang lebih strategis ke pasar global,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

16:01
00:57
00:53
05:22
01:12
07:33

Viral