news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah..
Sumber :
  • Antara

BPKH Pangkas Anggaran Operasional Rp100 Miliar, Kelola Dana Haji Lebih Efisien dan Berkelanjutan

Pagu Biaya Operasional BPKH yang semula Rp539,63 miliar diturunkan menjadi Rp439,32 miliar. BPKH menegaskan efisiensi ini tidak mengurangi kualitas pelayanan dan pengelolaan dana haji.
Rabu, 1 Juli 2026 - 14:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memangkas anggaran operasional tahun 2026 sebesar Rp100,31 miliar atau 18,59 persen sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan menjaga keberlanjutan dana haji.

Langkah efisiensi tersebut telah mendapat persetujuan Komisi VIII DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Perubahan (RKAT-P) BPKH Tahun 2026.

Dengan penyesuaian tersebut, pagu Biaya Operasional BPKH yang semula sebesar Rp539,63 miliar diturunkan menjadi Rp439,32 miliar. BPKH menegaskan penghematan anggaran dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada jemaah maupun kinerja pengelolaan dana haji.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah mengatakan, efisiensi anggaran menjadi bagian dari komitmen lembaganya untuk membangun tata kelola yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Meskipun anggaran operasional berkurang lebih dari Rp100 miliar, BPKH optimistis kualitas pelayanan kepada jemaah, tata kelola kelembagaan, serta kinerja pengembangan investasi keuangan haji sepanjang tahun 2026 akan tetap terjaga secara optimal, amanah, dan profesional. Efisiensi ini justru menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang semakin efektif, adaptif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Fadlul kepada media, Rabu (1/7/2026).

Menurut Fadlul, kebijakan tersebut juga sejalan dengan arahan pemerintah untuk melakukan efisiensi belanja di seluruh kementerian dan lembaga.

“BPKH memandang semangat efisiensi yang menjadi kebijakan Presiden Prabowo Subianto perlu diwujudkan oleh setiap institusi sesuai karakteristik dan kewenangannya masing-masing. Sebagai lembaga pengelola keuangan haji, kami berkewajiban memastikan setiap rupiah biaya operasional digunakan secara tepat sasaran, memberikan nilai tambah bagi organisasi, serta mendukung pengelolaan dana haji yang semakin sehat dan berkelanjutan,” lugasnya.

Ia menegaskan bahwa efisiensi bukan semata-mata memangkas pengeluaran, melainkan strategi memperkuat ketahanan kelembagaan dalam mengelola dana amanah milik jutaan calon jemaah haji Indonesia.

“Muara dari seluruh langkah efisiensi yang kami lakukan adalah menjaga sustainabilitas dana haji. Dana haji merupakan dana amanah milik jemaah yang harus dikelola secara hati-hati, efisien, produktif, dan bertanggung jawab agar nilai manfaatnya terus terjaga, baik untuk jemaah saat ini maupun generasi jemaah di masa mendatang,” tegasnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
02:32
01:33
01:17
04:04
03:20

Viral