- TVR Parlemen
Detail Isi Rancangan Awal RAPBN 2027 yang Disepakati Pemerintah dan DPR, Ini Target Ekonomi hingga Pembangunan Tahun Depan
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah dan DPR RI rampung menyepakati hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).
Ketua DPR RI Puan Maharani mengesahkan hasil pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN 2027 yang sebelumnya sudah dibahas dan disepakati oleh pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR.
Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-23 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Puan menyampaikan bahwa hasil pendahuluan tersebutlah yang menjadi pedoman dalam penyusunan RAPBN 2027.
"Untuk dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan Rancangan APBN 2027," kata Puan di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Hasil pembahasan pendahuluan tersebut nantinya akan dijadikan acuan oleh pemerintah dalam menetapkan angka usulan awal Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 yang akan ditetapkan pada 16 Agustus 2026 mendatang.
Kemudian pembahasan akan kembali dilakukan antara pemerintah dan Komisi XII DPR, guna menghasilkan Undang-undang (UU) APBN 2027 yang bakal disahkan pada akhir Oktober 2026.
Sejumlah acuan untuk penyusunan RAPBN 2027 yang sudah disepakati antara pemerintah dan Banggar DPR dalam kesepakatan awal ini, diketahui mencakup beberapa aspek.
Detailnya antara lain meliputi asumsi ekonomi makro, target pembangunan, hingga postur makro fiskal dengan rincian sebagai berikut:
- Asumsi Ekonomi Makro:
1). Pertumbuhan Ekonomi: 5,8-6,5 persen
2). Laju Inflasi 1,5-3,5 persen
3). Nilai Tukar Rupiah Rp 16.800 —Rp 17.500 per dolar AS
4). Tingkat Suku Bunga SBN 10 tahun 6,5-7,3 persen
5). Harga Minyak Mentah Indonesia US$70-US$95 per barel
6). Lifting Minyak Bumi 605-620 ribu barel per hari
7). Lifting Gas Bumi 951-990 ribu barel setara minyak
- Target Pembangunan 2027:
1). Tingkat Kemiskinan 6,0-6,5 persen
2). Tingkat Kemiskinan Ekstrem 0 persen
3). Rasio Gini 0,362-0,367
4). Tingkat Pengangguran Terbuka 4,3-4,87 persen
5). Indeks Modal Manusia 0,575
6). Indeks Kesejahteraan Petani 0,8038
7). Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja
Formal 40,81 persen
8). GNI per kapita US$5.800-US$5.840
9). Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 76,84
- Postur Makro Fiskal 2027:
1). Pendapatan negara 12,01-12,40 persen PDB:
a). perpajakan 10,16-10,50 persen PDB
b). PNBP 1,85-1,89 persen PDB
c). Hibah 0,002-0,003 persen PDB
2). Belanja negara 13,81-14,80 persen PDB
a). Belanja pemerintah pusat 11,26-12,01 persen PDB
b). Transfer ke daerah 2,55-2,79 persen PDB
3). Keseimbangan primer surplus 0,45 persen PDB sampai dengan defisit 0,14 persen PDB
4). Defisit 1,8-2,4 persen PDB
5). Pembiayaan investasi minus 0,50-0,90 persen PDB