- YouTube/BPS RI
BPS Sebut China, AS, dan India Kuasai 44,25 Persen Ekspor Nonmigas Indonesia
Ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok terutama didominasi besi dan baja (HS 72). Komoditas tersebut memiliki share 26,18 persen dari total ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok dan tumbuh 2,16 persen secara kumulatif.
“Nilai ekspor non-migas ke Tiongkok tercatat sebesar US$40,62 miliar terutama didominasi oleh besi baja (HS 72) dengan share-nya 26,18 persen dan naik 2,16 persen secara c-to-c-nya,” tutur Ateng.
Berbeda dengan Tiongkok dan India, ekspor nonmigas Indonesia ke Amerika Serikat mengalami penurunan secara kumulatif. Nilainya tercatat US$19,19 miliar, dengan mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85) menjadi komoditas dominan.
Komoditas tersebut memiliki share 15,61 persen, tetapi nilai ekspor nonmigas Indonesia ke AS turun 9,27 persen secara kumulatif.
“Nilai ekspor non-migas ke Amerika Serikat tercatat US$19,19 miliar didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya atau HS 85 dengan share sebesar 15,61 persen dan turun sebesar 9,27 persen secara c-to-c-nya,” kata Ateng.
Sementara itu, India menjadi pasar ekspor nonmigas terbesar ketiga bagi Indonesia. Nilai ekspor ke India mencapai US$11 miliar dan terutama ditopang komoditas bahan bakar mineral (HS 27).
Bahan bakar mineral menyumbang share sebesar 32,30 persen dari ekspor nonmigas Indonesia ke India dan tumbuh 7,77 persen secara kumulatif.
“Untuk nilai ekspor non-migas ke India tercatat US$11 miliar terutama didominasi oleh bahan bakar mineral atau HS 27 dengan share-nya 32,30 persen dan naik sebesar 7,77 persen secara c-to-c-nya,” pungkasnya. (agr/rpi)