news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden RI, Prabowo Subianto..
Sumber :
  • Youtube/Setpres

Prabowo Tantang Rusia Gandakan Dagang RI, Bidik Tembus Dua Kali Lipat

Presiden Prabowo Subianto menantang Rusia menggandakan perdagangan bilateral dengan Indonesia setelah nilainya mendekati US$5 miliar pada 2025.
Kamis, 3 September 2026 - 16:14 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto melempar tantangan kepada Rusia untuk menggandakan nilai perdagangan bilateral dengan Indonesia. Target tersebut disampaikan Prabowo dalam forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Prabowo menilai hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia memiliki ruang yang besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, perbedaan struktur ekonomi kedua negara justru dapat menjadi kekuatan untuk membangun perdagangan yang saling melengkapi.

Ia mengatakan Indonesia dan Rusia memiliki keunggulan masing-masing yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain melalui hubungan perdagangan.

“Forum ini pada dasarnya mengajukan pertanyaan mendasar yang sama dengan pertanyaan yang diajukan rakyat saya kepada saya. Bagaimana kekayaan besar yang dimiliki suatu kawasan dapat diterjemahkan menjadi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang tinggal di sana?” kata Prabowo.

Rusia dan Indonesia Punya Kekuatan Berbeda

Prabowo menjelaskan struktur perekonomian Indonesia dan Rusia tidak sama. Namun, perbedaan tersebut tidak harus dipandang sebagai hambatan dalam memperkuat hubungan ekonomi.

Justru, menurut Prabowo, kondisi itu membuka peluang bagi kedua negara untuk saling melengkapi melalui perdagangan.

“Perekonomian Indonesia dan Rusia bukanlah cerminan satu sama lain. Saya percaya justru karena itulah keduanya dapat saling melengkapi dan bekerja sama,” ujarnya.

Prabowo kemudian memaparkan sejumlah keunggulan yang dimiliki masing-masing negara.

Rusia memiliki kekuatan pada sejumlah komoditas dan sektor strategis, sedangkan Indonesia memiliki berbagai produk unggulan serta tenaga kerja muda.

“Rusia memiliki gandum, pupuk, energi, ilmu pengetahuan, dan rekayasa maju. Indonesia memiliki minyak sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, furnitur, barang konsumsi, serta tenaga kerja muda,” kata Prabowo.

Perdagangan RI-Rusia Hampir US$5 Miliar

Prabowo menyebut perkembangan perdagangan bilateral kedua negara menunjukkan potensi kerja sama tersebut mulai terlihat.

Pada 2025, nilai perdagangan Indonesia dan Rusia disebut telah mendekati US$5 miliar.

Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Prabowo menyebut perdagangan bilateral pada 2025 tumbuh 21,7 persen dibandingkan 2024 dan meningkat 33,7 persen dibandingkan 2023.

“Hasilnya sudah terlihat. Pada 2025, perdagangan bilateral kita mendekati US$5 miliar. Angka tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, 2024. Dan meningkat 33,7 persen dibandingkan 2023. Pencapaian ini baru permulaan. Ini bukan batas atas,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:48
03:17
02:45
03:13
04:06
15:53

Viral