- Antara
Strategi UMKM Naik Kelas di Era AI: Mulai dari Marketing hingga Akses Modal
Jakarta, tvOnenews.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini dapat menjadi salah satu strategi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas.
Penerapan AI untuk UMKM tidak harus dimulai dari teknologi yang rumit. Teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan bisnis sehari-hari, mulai dari membuat materi promosi, melayani pelanggan, mengelola stok, hingga membantu pelaku usaha mengambil keputusan berdasarkan data.
Bagi UMKM yang memiliki keterbatasan sumber daya, penggunaan AI dapat membantu meningkatkan efisiensi sekaligus menghemat waktu dalam menjalankan berbagai aktivitas usaha.
1. Maksimalkan AI untuk Marketing dan Penjualan
Salah satu strategi yang dapat dilakukan UMKM adalah memanfaatkan AI untuk memperkuat pemasaran dan penjualan.
Teknologi generative AI seperti ChatGPT, Claude, atau Gemini dapat membantu pelaku usaha membuat copywriting promosi, skrip video TikTok dan Reels, hingga deskripsi produk untuk platform e-commerce.
Pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk menghasilkan materi visual. Canva AI, Midjourney, hingga Photoroom dapat membantu membuat foto produk dan materi promosi dengan tampilan lebih profesional tanpa harus selalu mengeluarkan biaya untuk jasa fotografi.
AI juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan pelanggan. Chatbot berbasis AI dapat membantu menjawab pertanyaan umum, menangani pesanan, hingga mengumpulkan masukan pelanggan secara otomatis sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih cepat.
2. Gunakan AI untuk Menghemat Waktu Operasional
Strategi berikutnya adalah menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Salah satu kebutuhan penting UMKM adalah memastikan ketersediaan stok sekaligus menghindari pemborosan. Sistem kasir digital dengan kemampuan analisis data dapat membantu pelaku usaha melihat produk yang paling banyak terjual, menentukan waktu pengadaan kembali, hingga membaca pola permintaan.
AI juga dapat digunakan untuk membantu pekerjaan administrasi. Pencatatan transaksi, rekap invoice atau faktur, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana dapat dibuat lebih efisien dengan bantuan teknologi.
Dengan begitu, pelaku UMKM dapat mengurangi waktu yang tersita untuk pekerjaan administratif dan lebih fokus mengembangkan produk maupun strategi penjualan.