- Istimewa
Indonesia-Malyasia Perkuat Kerjasama Strategis Ekonomi di Kawasan Perbatasan
Selain agenda ekonomi, kedua negara membahas penguatan koordinasi penanggulangan banjir di kawasan Sungai Sembakung–Pansiangan yang melibatkan Provinsi Kalimantan Utara dan Negeri Sabah.
Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas negara dalam menghadapi risiko bencana yang dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat di kedua sisi perbatasan.
Dalam bidang sosial dan kebudayaan, Indonesia dan Malaysia juga membahas penyelarasan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) proses pemulangan jenazah antara Provinsi Riau dan Kepulauan Riau dengan Negeri Johor dan Melaka.
Penyelarasan prosedur tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga dan memberikan kepastian pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat kedua negara.
Safrizal menekankan pentingnya penyelesaian berbagai persoalan lintas batas melalui koordinasi yang cepat dan mekanisme kerja sama yang jelas.
“Persoalan di kawasan perbatasan sering kali tidak mengenal batas administratif negara. Karena itu, diperlukan komunikasi, koordinasi, dan mekanisme penanganan bersama agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif,” ujarnya. (raa/dpi)