- Tangkapan Layar YouTube tvOneNews
Soal Hilangnya 2 DPO Kasus Vina Cirebon, Pakar Hukum Pidana Senior Ini Buka Suara: Ada Sesuatu yang Salah di Proses Penyidikan
Prof. Mudzakir sedang mengutarakan pendapatnya terhadap 2 DPO yang di hapus. Sumber: Tangkapan Layar YouTube tvOneNews.
"Something wrong," tegasnya, mengindikasikan bahwa ada yang tidak beres dalam penetapan dan penghapusan DPO tersebut.
Berikutnya, pembawa acara mengalihkan pembicaraan kepada Prof. Mudzakir, seorang pakar hukum pidana. Prof. Mudzakir menegaskan bahwa nama-nama yang sudah masuk dalam putusan pengadilan kasus Vina Cirebon harus dihormati.
"Pernyataan itu harus hati-hati karena namanya orang yang sudah disebut DPO itu ada di dalam putusan pengadilan," kata Mudzakir.
Ia menekankan bahwa polisi harus melakukan pengecekan menyeluruh dan memastikan keabsahan setiap nama yang dimasukkan dalam DPO.
Mudzakir juga menyoroti kejanggalan dalam pengurangan jumlah DPO dari tiga menjadi satu dalam kasus Vina Cirebon.
"Logikanya, tiga dikurangi satu ketemu satu, DPO masih dua," ujarnya, menekankan bahwa publik tidak bisa menerima penghapusan dua nama tersebut tanpa alasan yang jelas.
Ia menyarankan agar penyelidikan kasus Vina Cirebon ini ditarik ke Mabes Polri jika memang sulit diselesaikan di wilayah Polda Jawa Barat.
Diskusi ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan, terutama dalam kasus Vina Cirebon yang sudah menarik perhatian publik.
Dengan masukan dari para pakar seperti Susno Duadji dan Prof. Mudzakir, diharapkan kepolisian dapat menuntaskan kasus Vina Cirebon ini dengan adil dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. (anf)