news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret oknum anggota Ormas Madas usir paksa nenek Elina dari rumahnya di Surabaya.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews & Istimewa

Pendiri Komunitas Tinju ini Muak dengan Ormas Madas, Buntut Aksi Usir Paksa Nenek Elina di Surabaya Viral

Pendiri Street Boxing Suroboyo, Anez Patiraja geram dengan aksi oknum anggota Ormas Madas mengusir nenek berusia 80 tahun, nenek Elina Wijayanti di Surabaya.
Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:58 WIB
Reporter:
Editor :

"Lek, pemerintah atau pihak berwajib nggak bertindak, kita sebagai praktisi olahraga kombat yang akan bertindak," ucapnya.

Kronologi Ormas Madas Usir Paksa Nenek Elina di Surabaya Viral di Media Sosial

Sebuah video beredar menunjukkan beberapa pria diduga dari Ormas Madas bersitegang dengan nenek Elina. Sang pemilik rumah melakukan protes keras kepada puluhan orang tersebut.

Elina mengklaim kepemilikan rumah tersebut. Sebab kedatangan anggota ormas itu ingin menggusur kediaman wanita lansia itu.

"Ini rumahnya siapa? Ini rumahnya saya," tegas nenek Elina dengan nada tinggi terekam dalam video viral.

"Mana suratnya?," tanya seorang anggota ormas itu dengan nada mengancam.

"Saya kan sudah tunjukkan surat saya," lanjut Elina.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji membagikan kronologi setelah diceritakan cucu keponakan nenek Elina, Iwan. Peristiwa pengusiran itu berlangsung pada 4 Agustus 2025.

Sekelompok pria tiba-tiba merangsek rumah milik Elina. Mereka mengklaim bangunan tersebut sudah dijual kepada seseorang bernama Samuel.

"Rumah nenek (Elina) didatangi Samuel dan gerombolan orang yang mengaku sebagai eksekutor," kata Armuji lewat saluran program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Kamis (25/12/2025).

Ia mengatakan, pada kejadian tersebut nenek Elina sebenarnya telah mendapat peringatan dari Samuel dan oknum anggota ormas itu. Mereka diharapkan segera meninggalkan rumah tersebut.

Elina beserta keluarga membantah klaim bangunan tersebut telah dijual kepada orang lain. Nenek berusia 80 tahun itu sama sekali tidak merasa pernah menjual rumahnya.

Nenek Elina lebih pilih bertahan sehingga situasi semakin panas pada 6 Agustus 2025. Sekelompok orang tersebut mulai melakukan aksi intimidasi dan pengusiran paksa dengan cara menyeret nenek Elina.

Tidak hanya nenek Elina, anggota keluarga lainnya juga diusir paksa agar tidak menempati rumah yang diklaim telah dijual kepada sosok Samuel.

"Nenek pun sebenarnya melawan. Tapi nenek ini berusia 80 tahun, mereka tidak berdaya dengan ada sekitar Samuel dan lima orang dan gerombolan tersebut, maka nenek dipaksa untuk meninggalkan rumah. Nenek juga tidak sempat untuk membawa barang-barang berharga.," beber Armuji.

Puncak ketegangan kedua belah pihak terjadi pada 9 Agustus 2025. Rumah milik nenek Elina dibongkar secara paksa oleh oknum anggota ormas tersebut. Bahkan ada alat berat jenis excavator untuk membongkar bangunan tersebut secara terang-terangan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral