- Instagram/paula_verhoeven
Suara Hati Paula Verhoeven setelah Tahu bakal Ada Masjid di Melbourne Australia: Saya Sudah Lama Ingin Bangun
Aa Gym merasa bangga dengan inisiasi dari IMCW. Menurutnya, sangat jarang gedung bekas kantor polisi berubah menjadi tempat ibadah.
"Bayangkan saja kantor polisi dijual jadi masjid. Ini sebuah sejarah baru. Karena itu, ini harus disikapi bukan minta sumbangan ya, tetapi menginformasikan adanya ladang amal," bebernya.
Ia berharap masyarakat Indonesia menunjukkan antusiasnya untuk pembangunan gedung tersebut. Hal ini sebagai langkah memudahkan ibadah dan dakwah di Negeri Kanguru.
"Harusnya masyarakat melihat ini tuh menjadi kesempatan besar supaya mendapatkan pahala amal jariyah yang melimpah," pesannya.
Aa Gym mengaku kaget antusias umat Muslim Indonesia maupun warga asli di Kota Melbourne, begitu tinggi dengan adanya pembangunan masjid tersebut.
Saat ditanya terkait Islamofobia setelah serangan teror di Bondi, Aa Gym menegaskan hal itu bukanlah hambatan. Menurutnya, selama langkah dakwah berlangsung positif maka hal itu menunjukkan betapa indahnya ajaran agama Islam.
"Tenang aja yang Islamofobia itu bukan musuh. Bukan masalah Islamofobia itu, yang jadi masalah, kita membantu mereka paham (agama Islam) atau tidak, kita jadi contoh Islam yang baik atau tidak," ucapnya.
Sementara, Presiden IMCW, Andri Nursafitri menyampaikan, kemenangan pembelian lelang gedung bekas kantor polisi di Laverton, telah terjadi pada Desember 2025. Komunitas Muslim Indonesia sudah menyetor pembayaran sebesar Rp14 miliar.
Kata Andri, batas waktu pelunasan pembelian lelang gedung tersebut pada Maret 2026. Hal tersebut merupakan hasil dari kesepakatan dan peraturan dari pemerintah setempat.
Sementara, biaya yang dibutuhkan dalam tenggat waktu tiga bulan sebesar Rp28 miliar. Andri berharap tujuan membuat pusat Dakwah dan Empowerment Centre lewat gedung itu lancar tanpa kendala.
"Apabila pelunasan tidak dapat diselesaikan hingga tenggat waktu tersebut, maka uang muka senilai Rp2,8 miliar berpotensi hangus. Sekaligus menghapus peluang memperluas dakwah Islam di Melbourne," kata Andri.
(hap)