- YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Bocah SD Disumpah Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Disawer Rp30 Juta untuk Modal Ternak Domba
“Mulai besok saya bersumpah demi Allah, HP ini akan dijual supaya saya tidak terus bermain HP,” kata Azka.
Diberi Modal Ternak Domba
Setelah percakapan tersebut, Dedi mengajak Azka melihat potensi desa tempat ia tinggal.
Ia menjelaskan bahwa lingkungan pedesaan seperti Cibalagung memiliki banyak lahan, kebun, dan rumput yang cocok untuk beternak.
Dedi kemudian memberikan uang tunai sebesar Rp14 juta sebagai modal awal usaha ternak domba.
Ia menjelaskan rencana sederhana untuk memulai usaha tersebut.
“Harga domba betina sekitar Rp2,5 juta. Kalau beli empat ekor berarti sekitar Rp10 juta. Harga domba jantan yang Rp3,5 juta, beli yang bagus. Nanti kalau setahun beranak, itu sudah jadi investasi,*” ujar KDM.
Ia juga menekankan bahwa memelihara ternak bukanlah pekerjaan yang memalukan.
“Memelihara ternak tidak berarti orang tertinggal. Negara besar seperti Amerika dan Australia juga kuat karena pertanian dan peternakan mereka,” kata Dedi.
Sebagai penutup, Dedi kembali meminta Azka bersumpah dengan cara yang unik. Ia menyebut Azka harus menjadi “koboi”.
“Koboi itu apa? ‘Cow’ artinya sapi, ‘boy’ artinya anak laki-laki. Jadi koboi itu anak laki-laki yang menggembala sapi,” jelasnya.
“Keren tidak?” tanya Dedi.
“Keren,” jawab Azka.
Disawer hingga Rp30 Juta
Aksi Dedi Mulyadi tersebut ternyata memicu simpati para warga yang hadir.
Setelah sang gubernur memberikan bantuan, sejumlah penonton ikut menyawer atau berdonasi untuk Azka.
Jumlah bantuan yang terkumpul pun cukup besar, mencapai sekitar Rp30 juta.
Namun uang tersebut tidak langsung diberikan seluruhnya kepada Azka.
Sebagian besar diserahkan kepada ibunya untuk dikelola secara bijak.
“Yang diberikan langsung kepada anak ibu hanya Rp200 ribu. Sisanya disimpan dulu di Bank BJB supaya dibuat perencanaan usaha yang benar,” kata Dedi.
Menurutnya, uang tersebut sebaiknya digunakan untuk dua hal utama, yakni pendidikan Azka dan pengembangan usaha ternak domba keluarga.
Ia juga mengingatkan bahwa jika uang diberikan seluruhnya tanpa perencanaan, biasanya akan cepat habis.
“Kalau semua uang langsung diberikan biasanya cepat habis,” ujarnya.