news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi Auto Cuan! 10 Ide Jualan Paling Laris Saat Lebaran 2026, Nomor 1 Selalu Diserbu Pemudik.
Sumber :
  • Istockphoto

Auto Cuan! 10 Ide Jualan Paling Laris Saat Lebaran 2026, Nomor 1 Selalu Diserbu Pemudik

Lebaran sejak lama dikenal sebagai “musim panen” bagi pelaku usaha kecil. Antara News melaporkan bahwa penjual selongsong ketupat musiman selalu ramai pembeli
Kamis, 19 Maret 2026 - 23:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, peluang bisnis musiman selalu terbuka lebar. Momen Lebaran bukan hanya soal silaturahmi dan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk meraup keuntungan. 

Banyak orang memanfaatkan lonjakan kebutuhan masyarakat untuk memulai usaha kecil-kecilan yang bisa menghasilkan cuan dalam waktu singkat.

Salah satu contoh paling nyata terlihat saat tradisi pulang kampung atau mudik. Ketika warga kota kembali ke desa, permintaan berbagai kebutuhan meningkat drastis mulai dari makanan siap saji, oleh-oleh, hingga perlengkapan ibadah. 

Bahkan, pedagang dadakan seperti penjual minuman dingin, jajanan pasar, hingga makanan berat seperti bakso dan mie ayam sering kebanjiran pembeli, terutama di titik-titik strategis seperti dekat masjid atau jalan utama desa.

Fenomena ini juga terjadi pada Lebaran 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 melalui sidang isbat. 

“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar. 

Dengan kepastian tanggal ini, masyarakat bisa lebih siap, termasuk dalam merancang strategi usaha musiman yang menjanjikan.

Ilustrasi Auto Cuan! 10 Ide Jualan Paling Laris Saat Lebaran 2026, Nomor 1 Selalu Diserbu Pemudik
Sumber :
  • Istockphoto

Peluang Bisnis Lebaran: Tradisi yang Selalu Berulang

Lebaran sejak lama dikenal sebagai “musim panen” bagi pelaku usaha kecil. Antara News melaporkan bahwa penjual selongsong ketupat musiman selalu ramai pembeli menjelang hari raya. 

Banyak perajin dadakan bermunculan karena tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan khas Lebaran.

Hal ini tidak lepas dari tradisi masyarakat Indonesia yang identik dengan hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, hingga aneka kue kering. Selain itu, kebutuhan lain seperti perlengkapan ibadah dan dekorasi rumah juga meningkat signifikan.

Apa saja yang paling laris? Umumnya meliputi makanan khas Lebaran, selongsong ketupat, perlengkapan ibadah, hingga hiasan rumah. Semua ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan, bahkan dengan modal terbatas.

Melansir dari berbagai sumber, berikut 10 Ide Jualan Paling Laris Saat Lebaran

Berikut daftar ide bisnis yang terbukti banyak diburu saat momen Idul Fitri:

1. Bakso dan mie ayam
Ini salah satu yang paling laris, terutama saat arus mudik dan setelah salat Id. Banyak orang mencari makanan hangat dan praktis.

2. Selongsong ketupat
Tidak semua orang punya waktu membuatnya. Karena itu, selongsong siap pakai selalu dicari.

3. Ketupat matang siap santap
Lebih praktis bagi keluarga yang ingin serba cepat.

4. Kue kering dan hampers Lebaran
Nastar, kastengel, hingga paket hampers selalu jadi favorit untuk suguhan dan hadiah.

5. Perlengkapan ibadah
Sarung, mukena, sajadah, peci, hingga tasbih banyak dibeli untuk kebutuhan salat Id. Pastikan kualitasnya baik agar pelanggan puas.

6. Amplop THR unik
Tradisi berbagi uang membuat amplop dengan desain lucu dan menarik laris di pasaran.

7. Minuman segar dan es kekinian
Cuaca panas saat Lebaran membuat minuman dingin sangat diminati.

8. Dekorasi rumah bertema Lebaran
Lampu hias, poster, karpet, hingga kaligrafi membantu menciptakan suasana meriah.

9. Jajanan pasar tradisional
Klepon, onde-onde, dan kue basah lainnya banyak dicari saat kumpul keluarga.

10. Paket sembako atau parcel sederhana
Cocok untuk masyarakat yang ingin berbagi dengan kerabat atau tetangga.

Kunci Sukses Jualan Saat Lebaran

Agar usaha musiman ini benar-benar menghasilkan keuntungan maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. 

Pertama, pilih produk yang memang dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar tren. Kedua, tentukan lokasi strategis, terutama di area ramai seperti dekat masjid, pasar, atau jalur mudik.

Selain itu, kualitas produk juga menjadi faktor utama. Misalnya dalam menjual perlengkapan ibadah, pastikan bahan nyaman digunakan.

 Begitu juga dengan makanan rasa dan kebersihan harus dijaga agar pelanggan kembali membeli.

Momentum Lebaran yang telah ditetapkan melalui sidang isbat memberikan kepastian waktu bagi para pelaku usaha untuk bersiap lebih matang.

Dengan perencanaan yang tepat, usaha kecil sekalipun bisa menghasilkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Pada akhirnya, Lebaran bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga peluang. Selama jeli melihat kebutuhan pasar dan konsisten menjaga kualitas, siapa pun bisa meraih cuan dari momen spesial ini. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:11
01:33
04:15
05:18
12:14
01:09

Viral